Mobilitas Tinggi, Akses Keluar Masuk Kampung Zona Merah dan Oranye Dibatasi

- Selasa, 3 Agustus 2021 | 20:51 WIB
Ilustrasi PPKM Level 4 ./suaramerdeka.com/dok
Ilustrasi PPKM Level 4 ./suaramerdeka.com/dok



YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - Penerapan PPKM Level 4 jilid tiga di Kota Yogyakarta tidak hanya difokuskan pada penyekatan jalan raya. Untuk menekan mobilitas masyarakat, Pemkot Yogyakarta akan mempersempit pembatasan hingga level pemukiman warga.

Saat ini sudah ada 235 RT yang memberlakukan penyekatan akses gang keluar masuk kampung. Nantinya begitu didapati pertumbuhan kasus dan temuan kontak erat, satgas kelurahan akan langsung menyekat akses wilayahnya masing-masing.

"Mobilitas warga di pemukiman juga perlu ditekan khususnya kawasan yang masuk kategori merah dan oranye, ada pertumbuhan kasus, serta mobilitasnya masih tinggi," kata Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi, Selasa (3/8).

Baca Juga: Ketua Utama Alkhairaat Habib Saggaf bin Muhammad Aljufri Tutup Usia

Langkah penyekatan dirasa cukup efektif untuk mengurangi angka mobilitas. Selama satu bulan penerapan PPKM Darurat yang kini berganti istilah menjadi PPKM Level, mobilitas di area tempat umum berkurang hingga 60 persen.

Namun ditinjau di tingkat pemukiman, penurunan mobilitas hanya sebesar 19 persen. Keadaan ini diartikan resiko penularan di area pemukiman masih cukup tinggi.

"Jenis virus yang berkembang di saat ini adalah varian Delta di mana tingkat sebarannya lebih cepat dan mudah. Setiap ada kasus anggota keluarga di rumah terpapar positif, sebagian besar pasti terjadi penularan di rumah," paparnya.

Baca Juga: Belanja di Pasar Beringharjo, Cek Dulu di Tokopedia

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Yogyakarta Emma Rahmi Aryani mengatakan, beberapa hari terakhir tampak tren penurunan kasus. Pada tanggal 27 Juli 2021, penambahan kasus baru mencapai 400. Namun dua hari berikutnya, jumlah kasus baru turun sampai 200.

"Memasuki Agustus ini, hanya 100an kasus baru," ucapnya.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Lagi-lagi, Limbah Cemari Sungai Bengawan Solo di Cepu

Kamis, 16 September 2021 | 06:15 WIB

Jangkau Warga Pelosok, Alumni Pelajar Gelar Vaksinasi

Rabu, 15 September 2021 | 16:23 WIB
X