Tim Matching Fund 2022 Kedaireka Kolaborasi dengan Pemkab Rembang, Percepatan Penurunan Angka Stunting

- Selasa, 22 November 2022 | 19:56 WIB
Tim MF 2022 Kedaireka berkolaborasi dengan Pemkab Rembang berupaya menurunkan stunting di kabupaten tersebut hingga mencapai angka satu digit. (suaramerdeka.com/Setiawan Hendra Kelana)
Tim MF 2022 Kedaireka berkolaborasi dengan Pemkab Rembang berupaya menurunkan stunting di kabupaten tersebut hingga mencapai angka satu digit. (suaramerdeka.com/Setiawan Hendra Kelana)

REMBANG, suaramerdeka.com - Kasus stunting pada balita menjadi isu penting dalam dunia kesehatan.

Tim Matching Fund 2022 Kedaireka tergerak berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Rembang dalam percepatan penurunan angka stunting melalui kemandirian kesehatan berbasis kearifan lokal.  

Program melibatkan kader kesehatan dan masyarakat, berbasis kearifan lokal yang meliputi aset, sumber daya alam, dan partisipasi masyarakat.

Mereka bersama-sama mendorong kemandirian desa dalam gerakan pencegahan stunting secara terpadu.

Baca Juga: Kelihatannya Mudah, Cuma Utak Atik Remote, Bisa Menyaksikan Siaran TV Digital Tanpa Set Top Box

Selain itu, melakukan perubahan sosial dan perilaku sehingga pada akhirnya dapat mencapai perilaku yang efektif.

Dengan demikian diharapkan kemandirian kesehatan dan ketahanan pangan dapat terwujud dari masing-masing individu, rumah tangga, dan masyarakat.

Tim Matching Fund (MF) 2022 Kedaireka terdiri atas delapan dosen dari tiga perguruan tinggi.

Yakni, Prof Dr Ari Yuniastuti MKes selaku Ketua Tim MF 2022 Kedaireka, beranggotakan Prof Dr drh R Susanti MP, Prof Dr Noor Aini Habibah MSi, Dr Dewi Mustikaningtyas MSi Medz.

Baca Juga: Selekasnya! WhatsApp Nomor Ini, untuk Mendapatkan Set Top Box Gratis, Nyesel Kalau Tak Kebagian

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Serahkan DIPA dan TKD 2023, Dana Desa Jateng Rp 7,85 T

Selasa, 6 Desember 2022 | 21:22 WIB

Kominfo Sosialisasikan RKUHP di Unsoed Purwokerto

Selasa, 6 Desember 2022 | 17:50 WIB
X