Tim Sangiran Eskavasi Fosil Banteng Purba

- Kamis, 12 Juli 2018 | 18:34 WIB
IDENTIFIKASI FOSIL : Tim BPSMP Sangiran mengidentifikasi fragmen fosil yang ditemukan di tebing Sungai Gintung, Dukuh Tengah, Desa Galuhtimur, Kecamatan Tonjong, Brebes.(Foto suaramerdeka.com/Teguh Inpras)
IDENTIFIKASI FOSIL : Tim BPSMP Sangiran mengidentifikasi fragmen fosil yang ditemukan di tebing Sungai Gintung, Dukuh Tengah, Desa Galuhtimur, Kecamatan Tonjong, Brebes.(Foto suaramerdeka.com/Teguh Inpras)

BUMIAYU, suaramerdeka.com  - Tim Balai Pelestari Situs Manusia Purba  (BPSMP) Sangiran mengeskavasi fosil hewan purbakala yang diperkirakan dari keluarga bovidae  (kerbau dan banteng purba), Rabu (11/7). Fosil hewan purbakala ini ditemukan di tebing Sungai Gintung, Dukuh Tengah, Desa Galuhtimur, Kecamatan Tonjong.

"Ada tiga fragmen fosil yang berhasil kita angkat yakni gigi dan tulang kering. Diperkirakan dari keluarga bovidae" kata Wahyu  Widiyanta, Pengkaji BPSMP Sangiran. Fosil tersebut ditemukan saat tim BPSMP Sangiran bersama peneliti dari Balai Arkeologi Yogyakarta melakukan kajian lapangan potensi Situs Bumiayu.

Saat ini, menurut Wahyu, fosil tersebut masih diidentifikasi oleh tim untuk mengetahui spesies dan umur. "Nanti setelah selesai akan kita simpan di Museum Mini Buton Situs Bumiayu yang dikelola oleh  Rafli Rizal dan kawan-kawan," katanya.

Koordinator Pelestari Fosil dan Benda Purbakala Bumiayu - Tonjong (Buton) Rafli Rizal mengatakan temuan tersebut menambah koleksi museum mini. Saat ini, museum mini Situs Bumiayu Buton di kompleks Perumahan Bumi Sari Ayu Desa Kalierang, Kecamatan Bumiayu menyimpan seribuan lebih fragmen fosil hewan purbakala. ”Untuk spesies gajah lengkap, ada Sinomastodon, Stegodon dan Elephas,” ujarnya.

Selain gajah purba, fosil rahang badak, tulang kerbau, kepala buaya, gigi sapi, kepala dan tanduk kerbau dan fosil gigi monyet serta sejumlah fosil binatang laut seperti turitella dan kerang laut. ‘’Ada artefak atau peninggalan budaya manusia purba. Ini artinya ada kehidupan manusia purba di Situs Bumiayu, hanya saja fosilnya (manusia purba) belum ditemukan," katanya.

Editor: Maya

Tags

Terkini

Volume Kubah Gunung Merapi Relatif Tetap

Sabtu, 31 Juli 2021 | 15:59 WIB

Kota Magelang Kembali Raih KLA Kategori Nindya

Jumat, 30 Juli 2021 | 15:54 WIB
X