Pengacara Kamaruddin Datangi BPKP Jateng, Ini yang Dipertanyakan

- Selasa, 22 November 2022 | 18:44 WIB
(suaramerdeka.com/dok)
(suaramerdeka.com/dok)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Pengacara kondang, Kamaruddin Simanjuntak, bersama timnya mendatangi Kantor Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Jateng, Selasa 22 November 2022.

Kedatangannya tersebut untuk meminta BPKP menghentikan penghitungan kerugian negara atas dugaan tindak pidana korupsi pada pemberian fasilitas kredit dari Bank Mandiri dan BRI Agroniaga Cabang Semarang kepada PT Citra Guna Perkasa pada 2016 lalu.

Kamaruddin dan timnya diterima Koordinator Pengawasan Bidang Investigasi 1 Sudiyatmoko, dan Koordinator Pengawasan Bidang Investigasi 2 Jumanto, di ruang kerja Kepala BPKP Perwakilan Jateng.

Baca Juga: Pengacara Kondang Kamaruddin Datangi Komisi Kejaksaan, Ini yang Diminta

Kamaruddin mengatakan, saat ini Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jateng sedang melakukan penanganan kasus tersebut dan menetapkan kliennya sebagai tersangka. Padahal menurutnya, belum ada penghitungan kerugian negara yang dilakukan instansi berwenang, yaitu BPKP maupun BPK.

"Karena itu kami datang untuk meminta agar BPKP Jateng menghentikan penghitungan kerugian, jika saat ini sedang dilakukan penghitungan, atas pemberian fasilitas kredit dari Bank Mandiri dan BRI Agroniaga ke PT Citra Guna Perkasa," kata Kamaruddin.

Dia juga menilai, penanganan perkara tersebut terkesan dipaksakan. Alasannya, kliennya telah ditetapkan sebagai tersangka padahal belum jelas dan belum ada kerugian negara.

Baca Juga: Surat Dakwaan Tindak Pindana Ferdy Sambo Lengkap, Kamaruddin: Hakim Bisa Langsung Vonis Mati

Kliennya dianggap hanya berlaku sebagai penjamin atau avalis dalam pemberian kredit tersebut ke PT CGP. Sehingga sangat aneh jika seorang penjamin kredit kemudian dijerat dengan pasal tindak pidana korupsi.

"Klien saya ini juga korban. Sebagai penjamin, asetnya disita dan belum mendapatkan ganti rugi aset sejumlah bidang tanah dan bangunan yang dijadikan agunan di bank tersebut," jelasnya.

Halaman:

Editor: Eko Fataip

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Serahkan DIPA dan TKD 2023, Dana Desa Jateng Rp 7,85 T

Selasa, 6 Desember 2022 | 21:22 WIB

Kominfo Sosialisasikan RKUHP di Unsoed Purwokerto

Selasa, 6 Desember 2022 | 17:50 WIB
X