6.000 Paket Beras PPKM Dibagikan ke Warga Kota Yogyakarta

- Selasa, 3 Agustus 2021 | 16:33 WIB
Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti meninjau pelaksanaan kegiatan penyaluran bansos dan vaksinasi di XT Square, Senin (2/8).(suaramerdeka.com/Amelia Hapsari)
Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti meninjau pelaksanaan kegiatan penyaluran bansos dan vaksinasi di XT Square, Senin (2/8).(suaramerdeka.com/Amelia Hapsari)

 

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta mulai menyalurkan bantuan beras bagi warga yang terdampak PPKM Darurat. Bantuan yang dibagikan sebanyak 6.000 paket dengan alokasi 5 kg beras per keluarga penerima manfaat.

Paket beras ini khusus diperuntukkan warga tidak mampu dan rentan sosial yang terdampak PPKM, namun tidak masuk dalam daftar penerima bantuan sosial (bansos) dari pusat.

"Bantuan ini merupakan jatah dari pemerintah pusat untuk daerah se-Jawa dan Bali. Khusus ibukota provinsi mendapat 6.000 paket, sedangkan wilayah bukan ibukota provinsi memperoleh 3.000 paket," kata Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kota Yogyakarta Maryustion Tonang saat dikonfirmasi, Selasa (3/8).

Baca Juga: Pencegahan Stunting Agenda Besar Pemerintah, Target Penurunan Melambat karena Covid-19

Dalam distribusi paket beras PPKM ini, Pemkot Yogyakarta menempuh kebijakan mengkombinasikan agenda penyaluran bantuan dan vaksinasi Covid-19. Dengan begitu diharapkan dua program bisa berjalan sekaligus.

Kegiatan ini diadakan di XT Square mulai Senin (2/8) hingga Kamis (5/8) besok. Sasarannya sejumlah 3.575 KPM yang belum divaksin. Bagi 2.425 KPM yang sudah divaksin, bantuan beras didistribusikan lewat kemantren (kemantren).

"Untuk menentukan sasaran penerima bantuan ini, kami menyandingkan antara DTKS dengan data penerima bansos," jelasnya.

Baca Juga: Sivitas UMY Terpapar Covid-19, dapat Fasilitas Telemedicine

Sementara itu terkait perkembangan distribusi Bantuan Sosial Tunai (BST), Kepala Seksi Jaminan dan Bantuan Sosial Dinsosnakertrans Yogyakarta Bernadeta Nanik Trisnajayanti menjelaskan, sampai saat ini sudah tersalurkan 94,88 persen dari total 9.573 KPM.

"Selama dana belum di-lock oleh pusat, warga masih bisa mengambil di Kantor Pos Besar," katanya.

Adapun data penerima PKH pada triwulan tiga ini tercatat sebanyak 10.227 KPM, dan bantuan sembako 17.962 KPM. Kedua bansos tersebut juga sudah disalurkan kepada warga.

Halaman:
1
2

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Penduduk Miskin Jawa Tengah Turun 175,74 Ribu Orang

Selasa, 18 Januari 2022 | 16:20 WIB

Polres Boyolali Musnahkan 300 knalpot Brong

Selasa, 18 Januari 2022 | 15:57 WIB
X