Optimalisasi Kader Pendamping Keluarga Diharapkan Bantu Turunkan Angka Stunting di Brebes

- Selasa, 15 November 2022 | 17:34 WIB
Pendampingan kader untuk menurunkan angka stunting di Kabupaten Brebes oleh  Prodi Gizi Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Semarang. (suaramerdeka.com/Dok)
Pendampingan kader untuk menurunkan angka stunting di Kabupaten Brebes oleh Prodi Gizi Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Semarang. (suaramerdeka.com/Dok)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Upaya penanganan kasus stunting khususnya di Jawa Tengah terus dilakukan.

Hal ini sejalan dengan target penurunan kasus stunting hingga 14 persen pada tahun 2024.

Tim Pengabdian kepada Masyarakat Prodi Gizi Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Semarang (Unnes) pun menyasar Kabupaten Brebes karena masih tingginya prevalensi stunting di wilayah tersebut.

Baca Juga: Resep Menu Cegah Stunting. Yuk Optimalkan Potensi Pesisir yang Kaya Gizi

Kegiatan berupa edukasi gizi ini terdiri atas beberapa penyuluhan yang dilakukan secara terpadu bagi kader TPK di wilayah Desa Cimohong.

Penyuluhan disampaikan oleh tim dari Prodi Gizi UNNES, yakni Dr. Eko Farida, S.TP., M.Si., Mardiana, S.KM, M.Si, Safira Chairani Dimarti, S.Si., M.Biomed, dan Latifah Rachmawati, S.Gz..M.Gizi.

Ketua Tim Safira Chairani Dimarti mengungkapkan, stunting atau kondisi kurang gizi kronis pada anak telah menjadi isu nasional.

Baca Juga: 9 Sayuran dan Makanan Ini Haram Dipanaskan Ulang! Waspada, Bibit Sel Kanker Mengancam Kesehatan

Penanganan kasus stunting yang buruk dapat mengakibatkan keterlambatan pertumbuhan dan perkembangan kognitif pada anak.

Berbagai faktor menjadi penyebab munculnya stunting, tidak hanya disebabkan minimnya akses ke makanan bergizi akibat lemahnya tingkat ekonomi keluarga.

Kasus stunting juga dapat disebabkan oleh kurangnya asupan gizi sejak janin dalam kandungan, minimnya edukasi gizi yang tepat, sanitasi kurang layak, serta pemeriksaan pertumbuhan anak.

Baca Juga: Bukan Aib! Takut Dicap Gonta-ganti Pasangan, Perempuan Sering Enggan Kontrol Gejala Kanker Serviks

''Edukasi gizi yang diberikan mencakup bagian-bagian menyeluruh yang berpotensi dalam pencegahan stunting. Selain penyuluhan ibu menyusui dan penyajian makanan, pengukuran fisik tubuh anak atau antropometri juga dilakukan,'' ungkap Safira.

Program edukasi gizi di Balai Desa Cimohong, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes ini mengikutsertakan kader Tim Pendamping Keluarga (TPK) dan ibu baduta serta balita di Desa Cimohong.

Kegiatan antropometri terutama dilakukan untuk meningkatkan kompetensi kader TPK dalam melakukan pengukuran tubuh.

Halaman:

Editor: Modesta Fiska

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pengurus Cabang IAKMI Se-Jateng Dilantik

Sabtu, 4 Februari 2023 | 15:45 WIB
X