NU dan Indonesia Menginspirasi Dunia

- Senin, 7 November 2022 | 22:02 WIB
Para santri Pondok Pesantren Sunan Pandanaran saat menampilkan koreografi yang atraktif dan mencuri perhatian seluruh pemimpin agama dunia yang mengikuti malam perpisahan Forum R20, Minggu (6/11/2022) (SM/dok)
Para santri Pondok Pesantren Sunan Pandanaran saat menampilkan koreografi yang atraktif dan mencuri perhatian seluruh pemimpin agama dunia yang mengikuti malam perpisahan Forum R20, Minggu (6/11/2022) (SM/dok)

YOGYAKARTA,suaramerdeka.com - Forum Agama G20 atau Religion Forum (R20) berlanjut ke Yogyakarta dan Jawa Tengah pada Jumat hingga Ahad (4-6/11/2022).

Mereka diajak untuk mengunjungi sejumlah tempat peribadatan dan pusat studi keislaman, yaitu Candi Kimpulan di area kampus Universitas Islam Indonesia (UII), Candi Prambanan, Vihara Mendut, Candi Borobudur, dan Pondok Pesantren Sunan Pandanaran.

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf mengatakan kehidupan yang rukun dan tentram sudah menjadi sebuah kewajiban.

Baca Juga: Usung Revitalisasi Dakwah PBNU Gelar Rakernas Lembaga Dakwah

Harus dilakukan, dirawat, dan ditunjukkan oleh seluruh elemen bangsa dengan latar belakang apapun, baik dari sisi etnis, budaya, suku, maupun agamanya.

Hal inilah yang hendak ditunjukkannya kepada para pemimpin agama melalui kunjungan-kunjungan tersebut.

“Kita dalam posisi dan kapasitas, untuk membela negara kita sebagai bangsa Pancasila, hidup rukun di antara berbagai golongan dan umat beragama dalam satu kesatuan bangsa Republik Indonesia,” katanya saat memberikan sambutan pada Malam Perpisahan di Pondok Pesantren Sunan Pandanaran, Yogyakarta, Minggu (6/11/2022).

Baca Juga: Ini Alasan Kepala SMK Swasta Se-Kota Surabaya Kunjungi SMK NU Ungaran

Menurutnya, warga NU dan Indonesia tidak hanya menerima perbedaan, tetapi juga sudah menganggapnya sebagai persaudaraan manusia.

Halaman:

Editor: Hendra Setiawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pengurus Cabang IAKMI Se-Jateng Dilantik

Sabtu, 4 Februari 2023 | 15:45 WIB

Etika Digital dalam Bermedia Cegah Turbulensi Politik

Kamis, 2 Februari 2023 | 20:48 WIB
X