Seberapa Penting Keberlanjutan Suksesi Kepemimpinan Nasional? Ini Jawabannya

- Selasa, 1 November 2022 | 07:45 WIB
Gelaran Focus Group Discussion yang diselenggarakan Aliansi Bela Garuda di Hotel UTC Semarang, Senin 31 Oktober 2022. (suaramerdeka.com / dok)
Gelaran Focus Group Discussion yang diselenggarakan Aliansi Bela Garuda di Hotel UTC Semarang, Senin 31 Oktober 2022. (suaramerdeka.com / dok)

SEMARANG, suaramerdeka.com – Aliansi Bela Garuda (ABG) menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Urgensi Keberlanjutan Program Pembangunan Kepemimpinan Nasional di Provinsi Jawa Tengah”.

Acara yang berlangsung di Hotel UTC Semarang pada Senin 31 Oktober 2022 itu sebagai upaya menjawab seberapa penting sebuah suksesi kepemimpinan nasional harus berlanjut atau tidak.

Selain itu, bagaimana sosok pemimpin yang ideal sebagai proyeksi pada Pilpres 2024 mendatang.

Baca Juga: Masih Gacor! Luis Suarez Sukses Bawa Nacional Juarai Liga Uruguay 2022

Puluhan tokoh dari elemen masyarakat, baik tokoh pemuda, ormas, ulama hingga anggota DPRD dan pengusaha hadir dalam acara tersebut.

Tiga narasumber dihadirkan dalam acara ini seperti Dr Muhammad Adnan (Dosen FISIP Undip), Arnaz Agung Andrarasmara (Ketua Kadin Kota Semarang), Dr KH M In’amuzzahidin Masyhudi (Pengasuh PP Salaf Nurul Hidayah Semarang).

Muhammad Adnan mengatakan tahun 2024 merupakan tahun politik di mana hanya masyarakat Indonesia yang memilki hak untuk menentukan nasibnya sendiri.

Baca Juga: Sedih Bukan Main, Berikut Negara-negara Produsen Pemain Bintang yang Tidak Lolos Kualifikasi Piala Dunia 2022

Misalnya apakah program pembangunan nasional yang selama ini dijalankan pemerintahan Presiden Joko Widodo dapat berlanjut atau tidak.

Sementara itu Arnaz Agung mengatakan indikator suatu kepemimpinan dapat berlanjut ketika terdapat konsistensi leadership yang bersifat parenting dan inovatif.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pengurus Cabang IAKMI Se-Jateng Dilantik

Sabtu, 4 Februari 2023 | 15:45 WIB

Etika Digital dalam Bermedia Cegah Turbulensi Politik

Kamis, 2 Februari 2023 | 20:48 WIB
X