64 Aduan Kinerja Pemerintah, Kerugian Ditaksir Rp 2,9 M

- Minggu, 30 Oktober 2022 | 19:59 WIB
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin)  (dok)
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) (dok)

SEMARANG,suaramerdeka.com - Pemprov Jateng fokus menerapkan Early Warning System (EWS) penangkalan tindak Rasuah.

Pencegahan atau EWS nantinya dilakukan oleh Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP), sesuai dengan PP Nomor 60/2008, terkait peran APIP.

Pelaksana tugas (Plt) Inspektur Inspektorat Jawa Tengah Dhoni Widianto mengatakan APIP akan berperan aktif dalam mendampingi dan mengawasi program yang diselenggarakan oleh instansi daerah.

Baca Juga: Kolaborasi Bea Cukai dan Cabjari Semarang Joint Inspection Pengawasan Ekspor Impor di Pelabuhan Tanjung Emas

Pengawasan dilakukan berkala, baik prakegiatan, saat dikerjakan hingga pascakegiatan.

“Ketika mereka (instansi daerah) punya kegiatan dan ada potensi risiko, inspektorat masuk ke sana. APIP sifatnya katalis melebur,''

''Nah untuk mencapai tujuan kegiatan itu, faktor pencegahan dikedepankan dengan mitigasi risiko,” paparnya, beberapa waktu lalu.

Selain kehadiran APIP, instansi daerah juga diminta aktif melakukan analisa kegiatan. Hal itu penting untuk mengetahui potensi risiko dari kegiatan tersebut.

Baca Juga: Praktis Jambu Air di Pot, Buahnya Kaya Manfaat, Salah Satunya Bisa Mengurangi Risiko Jantung dan Stroke

Halaman:

Editor: Hendra Setiawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kukrit Ditunjuk Jadi Ketum PPHI Jateng

Selasa, 24 Januari 2023 | 16:40 WIB

Gerindra Jateng Sambut Sekber Gerindra-PKB Pemilu 2024

Selasa, 24 Januari 2023 | 08:03 WIB
X