Dosen UMM Dapatkan Lima Hak Paten

- Minggu, 10 Juni 2018 | 19:42 WIB
Dr Muji Setiyo MT (suaramerdeka.com/MH Habib Shaleh)
Dr Muji Setiyo MT (suaramerdeka.com/MH Habib Shaleh)

MAGELANG, suaramerdeka.com - Dosen Mesin Otomotif Fakultas Teknik, Dr Muji Setiyo MT, berhasil mendapatkan lima hak paten dalam waktu bersamaan dari Kementerian Hukum dan HAM. Keberhasilan Dr Muji ini menjadi kebanggaan civitas akademika UM Magelang.

Kelima karya Dr Muji yakni Alat Penyambung Nepel Tabung Gas, Alat Pencampur Gas untuk Kendaraan Berbahan Bakar Gas, Alat Pencampur Gas dengan Venturi Sekunder untuk Kendaraan Berbahan Bakar Gas. Selain itu juga Alat Refrigerasi dari Proses Evaporasi LPG pada Kendaraan Berbahan bakar LPG, dan Alat Pengaturan saat Pengapian pada Kendaraan Berbahan Ganda.

Muji merupakan satu-satunya dosen prodi Mesin Otomotif di Indonesia yang mendapatkan lima hak paten sekaligus dalam waktu hampir bersamaan. Muji juga tercatat sebagai pemegang tiga hak cipta. Saat ini masih ada empat karya lagi yang sudah didaftarkan paten dan dalam proses pemeriksaan substantif.

Rektor UM Magelang, Ir Eko Muh Widodo MT mengungkapkan, keberhasilan Dr Muji menunjukkan bahwa UM Magelang menjadi perguruan tinggi yang berkualitas dan berkemajuan. Saat ini, UM Magelang menempati rangking ke-2 Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) se-Indonesia, rangking ke-2 Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di wilayah Kopertis VI Jawa Tengah.

Disebutkan UM Magelang juga menduduki rangking ke-3 Perguruan Tinggi Swasta (PTS) se-Indonesia dan rangking ke-24 dari 430 PTN dan PTS se-Indonesia. Menurut Eko pencapaian ini merupakan anugerah dan berkah di bulan Ramadan. “Alhamdulillah, doa serta kerja keras seluruh elemem kampus diapresiasi oleh Allah dengan menganugerahkan hasil terbaik bagi kampus kami,” ujar Eko.

Selanjutnya, kata Eko, UM Magelang berupaya untuk mengejar target berupa akreditasi institusi “A” dengan melakukan berbagai upaya peningkatan pada berbagai indikator yakni di bidang akademik, kemahasiswaan, SDM, serta sarana prasarana. “Kami berharap pada penilaian akreditasi berikutnya UM Magelang dapat memperoleh akreditasi A,” tandas Rektor.  

Menurut Eko, Prodi Mesin Otomotif D3 berhasil meraih akreditasi “A”setelah melalui visitasi akreditasi yang dilakukan beberapa waktu lalu. Pencapaian tersebut menjadikan Mesin Otomotif D3 UM Magelang sebagai satu-satunya Prodi D3 Mesin Otomotif di Indonesia yang berhasil meraih akreditasi A.

Dengan demikian UM Magelang kini memiliki dua prodi yang memiliki nilai akreditasi sangat baik atau A, selain Prodi S1 Hukum Ekonomi Syariah. Program S2 Manajemen Pendidikan Islam (MPI) juga mendapatkan akreditasi B. Pencapaian ini dinilai baik mengingat Program S2 MPI baru berdiri dua tahun lalu. 

Editor: Nugroho

Tags

Terkini

X