Ciptakan Kekebalan Kelompok, IKASUKA Magelang Raya Turut Gelar Vaksinasi Massal

- Senin, 2 Agustus 2021 | 17:22 WIB
Salah seorang warga mengikuti vaksinasi massal yang diadakan IKASUKA Magelang Raya di Pendopo drh Soepardi./suaramerdeka.com/dok
Salah seorang warga mengikuti vaksinasi massal yang diadakan IKASUKA Magelang Raya di Pendopo drh Soepardi./suaramerdeka.com/dok

MAGELANG, suaramerdeka.com - Ikatan Keluarga Alumni UIN Sunan Kalijaga (IKASUKA) Magelang Raya mengadakan vaksinasi massal di Pendopo drh Soepardi, Kelurahan Sawitan, Kecamatan Mungkid.

Sebanyak 250 vaksin berhasil disuntikkan kepada alumni UIN Sunan Kalijaga, mahasiswa Magelang yang studi di Yogyakarta, tokoh agama, guru ngaji dan masyarakat umum.

Ketua IKASUKA Magelang Raya, Atok Rahman Hakim mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan memberikan edukasi tentang kesadaran menjaga dan menciptakan kekebalan kelompok (herd imunity) warga Magelang ketika kasus pandemi Covid-19 kian meningkat.

Baca Juga: Kemenag Relokasi Anggaran Rp 1,981 triliun untuk Penanganan Covid-19 

"Juga membentuk pola kebersamaan antara Polres Magelang, Pemkab Magelang, dan DPRD Kabupaten Magelang untuk penurunan status level 3 Kabupaten Magelang," ujarnya di sela kegiatan, Senin 2 Agustus 2021.

Atok mengungkapkan pasokan vaksin dan tenaga kesehatan berasal dari Polres Magelang. Lalu, penyediaan tempat acara dan akomodasi peserta difasilitasi Pemkab Magelang.

"Kami harap vaksin bisa diakses masyarakat hingga tingkat desa dengan kuota yang mencukupi, khususnya untuk prioritas peserta usia produktif," imbuhnya.

Baca Juga: Agnes Mo dan Dian Sastro Apresiasi Kemenangan Greysia/Apriyani

Sementara itu, Dewan Pembina IKASUKA Magelang Raya Chabibullah memaparkan, vaksinasi ini mengadopsi tiga pola pendampingan, yakni pra vaksin, saat vaksin, dan pasca vaksin.

Pra vaksin meliputi pola komunikasi penyelenggaraan, teknis pendaftarannya dan konsultasi terkait vaksin. Adapun saat vaksin, tentang pola penataan lokasi kegiatan, registrasi ulang, registrasi di PeduliLindungi.id, edukasi dan penyaringan (screening) kesehatan, proses penyuntikkan, dan konsultasi dampak vaksin selama 15 menit.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Terkini

30.000 Desa Nikmati Program Pamsimas

Selasa, 21 September 2021 | 22:04 WIB

Penyandang Disabilitas Fisik Terima Bantuan Kemensos

Selasa, 21 September 2021 | 14:25 WIB

Selama Pandemi Pelanggaran Lalu Lintas Turun

Senin, 20 September 2021 | 21:53 WIB

Pesantren Didorong Jadi Kader Penanganan TBC

Senin, 20 September 2021 | 14:45 WIB
X