Tiang Listrik di Trunan Magelang Nyaris Roboh dan Membahayakan, PLN Diharapkan Segera Menindaklanjuti

- Minggu, 1 Agustus 2021 | 10:35 WIB
Anggota DPRD Kota Magelang, Muh Harjadi beserta warga menunjukkan tiang listrik yang keropos dan membahayakan jika sampai roboh di Kampung Tidar Trunan Kelurahan Tidar Selatan./suaramerdeka.com/dok
Anggota DPRD Kota Magelang, Muh Harjadi beserta warga menunjukkan tiang listrik yang keropos dan membahayakan jika sampai roboh di Kampung Tidar Trunan Kelurahan Tidar Selatan./suaramerdeka.com/dok

MAGELANG, suaramerdeka.com - Warga RT 03 RW 07 Kampung Tidar Trunan Kelurahan Tidar Selatan Kota Magelang khawatir salah satu tiang listrik PLN di wilayahnya nyaris roboh, karena bagian bawah sudah keropos.

Bahkan, lubang keropos terlihat menganga, sehingga mudah terkena air dan meningkatkan korosi.

Tak hanya warga, Anggota DPRD Kota Magelang dari Partai Golkar, Muh Harjadi alias Bugel juga turut mengkhawatirkan hal itu.

Mantan Ketua RW 07 Trunan tersebut menyebutkan, tiang listrik berada di pinggir jalan, sehingga bahaya kalau sampai roboh.

Baca Juga: Mahfud MD Mengaku Tidak Pernah Lapor Presiden Terkait Adanya Obat Covid-19 Hasil Bertapa 40 Hari

"Apalagi jalan gang di sini sering dipakai untuk lalu lintas dan sangat crowded, sehingga kalau sampai roboh bisa membahayakan nyawa warga yang melintas," ujarnya, Minggu 1 Agustus 2021.

Ia mengaku, pihaknya sudah pernah menyampaikan masalah itu ke PLN Area Magelang sekitar tahun 2015. Namun sayang, laporannya itu tidak pernah ditindaklanjuti.

"Pernah saya laporkan, tapi tidak ada tindak lanjut. Bahkan, mantan Wali Kota Magelang sempat meninjau langsung, tapi sampai sekarang tiang itu dibiarkan keropos dan sangat membahayakan warga,” katanya.

Bugel menjelaskan, kondisi satu tiang di perempatan RT 03 itu sudah miring beberapa derajat.

Baca Juga: Pernah Ungguli Chen Long, Ginting Diminta Tak Remehkan Lawan

Banyak bagian yang terkena korosi, padahal beban kabel di atas berat dan menjuntai. Sedangkan posisi fondasi sudah keropos.

Dia pun meminta PLN segera menuntaskan persoalan ini. Termasuk menggeser keberadaan satu tiang listrik itu, karena seringkali menghambat akses warga.

"Kami juga meminta PLN supaya dipindah ke depan rumah warga. Karena posisinya sekarang ini menonjol ke badan jalan, sehingga mengganggu lalu lintas, termasuk distribusi UMKM tahu yang di sini jumlahnya sangat banyak,” ucapnya.

Senada disampaikan Ketua RW 07 Trunan, Pranoto yang berharap, PLN Magelang segera menindaklanjuti keluhan warga ini.

Baca Juga: Soal Umrah, Pemerintah Masih Tunggu Regulasi Resmi dari Arab Saudi

Hal ini supaya warga merasa aman dan tenang ketika melewati jalan ini.

"Tolonglah segera diganti dan dipindah tiang listriknya. Jangan membuat warga berpandangan buruk terhadap PLN," tandasnya.

Sementara ituz Staff Pemasaran Pelayanan Pelanggan PLN Area Magelang, Nurina mengaku, sejauh ini pihaknya belum mendapat informasi keluhan dari warga tersebut.

Bahkan, dirinya baru tahu ketika wartawan hendak mengonfirmasi kejadian itu.

Baca Juga: Wamendag Jery Sambuaga : Vaksinasi bagi UMKM Penting agar Ekonomi Terus Berputar

"Begitu kami tahu langsung kami laporkan. Tapi untuk pemindahan tiang ini kan syaratnya harus ada surat resmi dulu dari warga kepada PLN Area Magelang. Lalu petugas akan datang untuk melakukan survei terlebih dahulu,” paparnya.

Ia mengapresiasi sikap warga yang proaktif melaporkan apabila terjadi gangguan semacam ini.

Pihaknya berjanji untuk terus memberi layanan maksimal kepada setiap pelanggan tanpa terkecuali.

”Begitu surat masuk, kami akan langsung menindaklanjutinya," ungkapnya.

Halaman:
1
2
3

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Terkini

Gelar Haul Gus Dur, PKB dan NU Cilacap Berkolaborasi

Kamis, 13 Januari 2022 | 11:48 WIB
X