Kapasitas Sudah Hampir Full, Luhut Minta DIY Tingkatkan Konversi Tempat Tidur Rumah Sakit

- Sabtu, 31 Juli 2021 | 09:00 WIB
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. (suaramerdeka.com / dok) (Nugroho Wahyu Utomo)
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. (suaramerdeka.com / dok) (Nugroho Wahyu Utomo)

JAKARTA, suaramerdeka.com – Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diminta untuk meningkatkan konversi tempat tidur (TT) rumah sakit (RS) untuk perawatan pasien COVID-19.

Diungkapkan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marinves) Luhut Binsar Pandjaitan, tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) di DIY saat ini melampaui 70 persen.

“Kapasitas RS sudah hampir full. Oleh karena itu, saya minta kepada pemprov dan pemkab/pemkot di DIY agar segera melakukan konversi TT [perawatan pasien] Non-Covid-19 menjadi [TT perawatan pasien] Covid-19 di RS,” ujar Luhut dalam Rapat Koordinasi terkait Percepatan Penanganan Pandemi Covid-19 di DIY, secara virtual, Kamis (29/7/2021).

Diharapkan Luhut, dengan konversi tersebut secara keseluruhan angka konversi TT dapat mencapai 50 persen sehingga pasien dengan gejala berat dapat ditangani di RS.

Baca Juga: Bertambah 44.550, Pasien Sembuh dari Covid-19 Tembus Lebih 2,7 Orang

Berdasarkan data, saat ini hanya 6,1 persen pasien Covid-19 yang mendapatkan perawatan di RS di DIY dan merupakan persentase terendah di antara seluruh provinsi di Pulau Jawa dan Bali.

“Padahal secara umum bisa mencapai sampai 20 persen pasien yang butuh dirawat di rumah sakit , sehingga situasi yang terjadi di DIY bisa menjelaskan mengapa angka kematian itu tinggi,” ujarnya.

Luhut mengungkapkan, dari 34.732 kasus aktif di DIY hanya 2.115 yang mendapatkan perawatan di RS.

Baca Juga: Kasus Kematian Covid-19 Melonjak, Bamsoet: Harus Ada Langkah Antisipasi dari Pemda

Ditambahkannya, angka kematian di provinsi ini juga terus meningkat sejak BOR menembus angka hampir 80 persen.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Fatayat NU Mendorong Masyarakat untuk Sadar Kesehatan

Kamis, 22 September 2022 | 20:19 WIB

Pemprov Jateng Diminta Waspadai Serangan Siber

Rabu, 21 September 2022 | 21:11 WIB
X