PPKM Darurat, Kasus Covid-19 di Brebes Menurun. Ini Penjelasan Bupati

- Jumat, 30 Juli 2021 | 16:32 WIB
Bupati Brebes Idza Priyanti./Humas Pemkab Brebes
Bupati Brebes Idza Priyanti./Humas Pemkab Brebes

BREBES, suaramerdeka.com - Bupati Brebes Idza Priyanti mengatakan, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kabupaten Brebes mampu menurunkan kasus Covid-19.

Meski demikian, dampak lain dirasakan masyarakat sehingga perlu penanganan konferhensif.

Kunjungan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian diharapkan bisa memberi solusi, sehingga Covid-19 segera berakhir.

Idza melaporkan, penerapan PPKM pada 3-28 Juli 2021 menunjukan hasil penurunan kasus aktif, penambahan kasus baru dan kenaikan angka kesembuhan pasien covid-19.

Baca Juga: Puan: Fasilitas Isolasi Terpusat Khusus DPR Belum Perlu, Minta Sekjen Mengevaluasi

Tercatat kasus aktif sebanyak 369 dengan rincian Isoman 213, rawat rumah sakit Brebes 91, rawat diluar rumah sakit Brebes 64. Sembuh 24, kasus baru 28 dan meninggal dunia 11.

“Kasus tertinggi di Kecamatan Brebes sebanyak 87 kasus dan terendah di Kecamatan Salem 2 kasus,” papar Idza saat Rapat Kordinasi dengan Mendagri dan jajaran Forkopimda di Pendopo Bupati, Kamis 29 Juli 2021.

Adapun upaya yang dilakukan Pemkab, lanjutnya, antara lain menyediakan tempat perawatan pada 2 RS pemkab dan 12 RS Swasta dan lokasi lain dengan kapasitas total mencapai 854 bed.

Untuk perawatan Pasien Covid-19 di Kabupaten Brebes menempati ruang Bed Occupancy Rate (BOR) ICU RS Brebes sebanyak 24 bed ICU terisi 17 pasien atau 70 persen.

Baca Juga: Langgar PPKM, Lapangan Futsal Nikita di Magelang Ditutup

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Terkini

Anggota Ikadin Diminta Jangan Nodai Kode Etik Advokat

Jumat, 30 September 2022 | 13:58 WIB

Muktamar Muhammadiyah Bangkitkan PAD Daerah

Rabu, 28 September 2022 | 06:10 WIB
X