Pengemudi Ojol Diduga Mencuri, Dinasihati Kapolres dan Diberi Sembako

- Kamis, 29 Juli 2021 | 19:39 WIB
BANTUAN SEMBAKO : Kapolres Tegal Kota AKBP Rita Wulandari Wibowo SIK MH saat memberikan bantuan sembako ke pengemudi Ojol, yang sebelumnya telah ditetapkan sebagai pelaku dugaan kasus pencurian etalase.(suaramerdeka.com/Riyono Toepra)
BANTUAN SEMBAKO : Kapolres Tegal Kota AKBP Rita Wulandari Wibowo SIK MH saat memberikan bantuan sembako ke pengemudi Ojol, yang sebelumnya telah ditetapkan sebagai pelaku dugaan kasus pencurian etalase.(suaramerdeka.com/Riyono Toepra)

 

TEGAL, suaramerdeka.com - Kisah unik, menarik dan mengharukan, dialami seorang pengemudi ojek online (Ojol) di Kota Tegal berinisial Ara (46). Dia awalnya menangis dan lemas, setelah ditangkap Tim Resmob dan diserahkan ke penyidik Unit PPA Sat Reskrim Polres Tegal Kota. Alasan ditangkap karena diduga mencuri satu unit etalase ukuran 60 Cm x 50 Cm x 30 Cm.

Dia mengaku sempat menangis, lantaran membayangkan hukuman yang akan dijatuhkan kelak setelah perkaranya diajukan ke meja hijau. Tapi situasi itu, tak lama kemudian justru berubah 180 derajat. Tangis penyesalan karena perbuatannya, kini justru menjadi tangis karena rasa haru yang tak terkira.

Itu setelah dirinya mendapat sejumlah wejangan penting dari penyidik di Unit PPA Sat Reskrim, Kasat Reskrim AKP Syuaib Abdulah SIK MH, dan Kapolres Tegal Kota AKBP Rita Wulandari Wibowo SIK MH.

Baca Juga: Vaksinolog: Selama Tidak Ada Infeksi Berat, Penderita Diabetes Boleh Vaksinasi

''Saya tak menyangka akhirnya menerima sesuatu yang tak disangka-sangka. Ya karena Saya awalnya mengira, setelah ditangkap dan dihukum, bakal kehilangan pekerjaan dan tentu saja tidak bisa mencari uang. Kemudian anak istri akan telantar, karena saya di penjara,'' ucap pengemudi Ojol tersebut.

Tapi bayangan buruk pengemudi Ojol itu, seketika langsung sirna ketika berjumpa Kanit PPA Ipda Eko, Kasatreskrim dan Kapolres Tegal Kota. Karena dia seperti mendapat secercah harapan untuk bebas dari hukuman dan bertaubat. Juga untuk dapat kembali menekuni pekerjaannya.

Menurut dia, korban atau pemilik etalase telah memaafkan perbuatannya, dan mencabut laporannya. Penyidik, Kasatreskrim dan Kapolres Tegal Kota, juga memberi nasihat penting. Intinya agar dirinya dapat benar-benar bertaubat, dan tidak mengulangi perbuatannya. ''Akhirnya Saya dibebaskan dari hukuman. Malah diberi bantuan sembako dari Kapolres Tegal Kota,'' ucap dia.

Harus Proposional

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

30.000 Desa Nikmati Program Pamsimas

Selasa, 21 September 2021 | 22:04 WIB

Penyandang Disabilitas Fisik Terima Bantuan Kemensos

Selasa, 21 September 2021 | 14:25 WIB

Selama Pandemi Pelanggaran Lalu Lintas Turun

Senin, 20 September 2021 | 21:53 WIB

Pesantren Didorong Jadi Kader Penanganan TBC

Senin, 20 September 2021 | 14:45 WIB
X