Simalakama Petani Tembakau Rembang: Dulu Diminta Tanam, Kini Dibantarkan

- Kamis, 29 Juli 2021 | 10:12 WIB
Tembakau di Desa Babagan, Lasem, Rembang yang siap panen. (suaramerdeka.com / Maratun Nashihah)
Tembakau di Desa Babagan, Lasem, Rembang yang siap panen. (suaramerdeka.com / Maratun Nashihah)

PETANI acap digunakan sebagai tameng untuk menolak kebijakan terkait pembatasan produk tembakau. Ironisnya nasib mereka justru kerap terombang-ambing oleh kebijakan tata niaga tembakau.

Tergugah oleh keinginan untuk memanfaatkan lahan yang tak tertanami di musim kemarau, Lastari antusias menyambut ajakan menanam tembakau.

Berbekal sosialisasi dari pemerintah setempat dan sebuah perusahaan mitra, petani asal Desa Babagan, Lasem, Rembang itu pun pada 2010 mulai menanam tembakau.

Meski gagal pada tahun pertama, Lastari tak patah arang. Dia terus telaten menanam tembakau.

Baca Juga: Sertifikat Vaksin Jadi Syarat Masuk Mal, Ini Alasan Kadin

Hasilnya, pada tahun kedua dia untung besar. Hal ini membuat banyak petani lain di wilayahnya tergiur untuk ikut serta menanam.

Lastari mengakui, meski kerap rugi tapi tak jarang para petani tembakau juga untung besar. Untung bisa diraup jika kualitas tembakau yang dihasilkan mencapai grade  paling tinggi, yaitu S.

Pada saat seperti itu penghasilan yang didapat bisa mencapai dua kali lipat dari modal tanam yang dikeluarkan.

''Tapi yang namanya bisnis ya tetap bisnis. Karena hasil sangat melimpah, akhirnya di situ banyak permainan. Permainan yang sangat merugikan petani,'' kata Lastari.

Baca Juga: Pengelolaan Limbah Medis Harus Intensif dan Sistematis, Ini Penjelasan Menteri LHK

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Selama Pandemi Pelanggaran Lalu Lintas Turun

Senin, 20 September 2021 | 21:53 WIB

Pesantren Didorong Jadi Kader Penanganan TBC

Senin, 20 September 2021 | 14:45 WIB

Berdayakan Umat, NU Kebumen Kembangkan Pertanian

Minggu, 19 September 2021 | 21:50 WIB

Banyak Petani Frustrasi, Pemerintah Beri Pelatihan

Minggu, 19 September 2021 | 19:20 WIB

Pola Vaksinasi Jemput Bola, Sediakan Ayam untuk Hadiah

Minggu, 19 September 2021 | 15:35 WIB
X