Dinkes Sleman Sayangkan Adanya Klaim Jatah Vaksin Covid-19

- Kamis, 29 Juli 2021 | 09:24 WIB
vaksin covid-19. (suaramerdeka.com / dok)
vaksin covid-19. (suaramerdeka.com / dok)

SLEMAN, suaramerdeka.com - Di tengah kondisi PPKM Darurat, program vaksinasi Covid-19 terus berjalan. Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman menargetkan 35 ribu orang divaksin dalam sepekan.

Diungkapkan Kepala Dinkes Sleman Joko Hastaryo, selama ini rata-rata capaian baru sekitar 25 ribu-26 ribu orang per minggu.

"Karena ini, sekarang digencarkan lagi minimal seminggu bisa 35 ribu sasaran. Caranya selain reguler juga lewat penyelenggaraan vaksinasi massal," kata Kepala Dinkes Sleman Joko Hastaryo, Rabu (28/7).

Untuk vaksinasi reguler yang diadakan di faskes puskesmas dan klinik ditarget minimal 100 orang per hari, sedangkan rumah sakit antara 150-200 sasaran.

Baca Juga: Roadshow Tinjau Vaksinasi, Bupati Blora Masih Jumpai Kurangnya Animo Masyarakat

Pihaknya merespons positif antusiasme masyarakat mengadakan vaksinasi massal. Hal ini diharapkan bisa mempercepat capaian herd immunity.

Sampai saat ini, pemberian dosis satu vaksin baru menyasar 37 persen dari total jumlah penduduk sedangkan dosis dua sekitar 15 persen.

"Belakangan, banyak komunitas maupun organisasi masyarakat yang mengajukan permohonan vaksinasi massal. Kami sambut baik karena memudahkan akses masyarakat, namun disisi lain, kami juga harus menyesuaikan dengan kemampuan SDM," katanya.

Baca Juga: Angka Kesembuhan Harian Covid-19 Bertambah 43.856 Orang, Kumulatif Melebihi 2,6 Juta Orang

Namun sayangnya, gencarnya upaya vaksinasi itu tidak diimbangi dengan ketersediaan vaksin. Meskipun tidak pernah sampai kehabisan stok, minggu lalu, Dinkes Sleman sempat mengalami krisis vaksin.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Penduduk Miskin Jawa Tengah Turun 175,74 Ribu Orang

Selasa, 18 Januari 2022 | 16:20 WIB

Polres Boyolali Musnahkan 300 knalpot Brong

Selasa, 18 Januari 2022 | 15:57 WIB
X