Genangan Rob Menghilang, Warga Bandengan Menjemput Kesejahteraan

- Rabu, 5 Oktober 2022 | 07:20 WIB
Warga melintas di dekat pengaman pantai yang dibangun Dinas Pusdataru Provinsi Jawa Tengah di Pantaisari, Kelurahan Panjang Baru, Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan. (suaramerdeka.com / Isnawati)
Warga melintas di dekat pengaman pantai yang dibangun Dinas Pusdataru Provinsi Jawa Tengah di Pantaisari, Kelurahan Panjang Baru, Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan. (suaramerdeka.com / Isnawati)

SETELAH istirahat, Cahyono (43) membuka kembali toko sembakonya di RT 01/ RW 03 Kelurahan Bandengan, Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan, Jumat 30 September 2022 sekitar pukul 14.30.

Sejumlah anak telah menanti sembari bermain. Begitu toko buka, mereka menyerbu untuk membeli permen, jajan dan es krim.

Seorang ibu menyusul untuk membeli beras. Sudah hampir dua tahun Cahyono membuka toko sembako di sana usai menjadi seorang nelayan.

Setelah Kelurahan Bandengan terbebas dari genangan rob, Cahyono tidak lagi melaut dan beralih membuka toko sembako.

Baca Juga: Cek di Sini! Ini Beberapa Aplikasi Android Penghasil Saldo Dana

Ia menjual sembako untuk warga sekitar dan melayani pengiriman sembako ke berbagai kelurahan.

“Alhamdulillah, sudah beberapa tahun genangan rob menghilang dari Bandengan. Jadi saya membuka toko sembako. Dulu, saat Bandengan masih sering digenangi rob, susah buka usaha. Tabungan untuk modal usaha habis untuk meninggikan lantai rumah agar rob tidak masuk,” kata Cahyono.

Tidak jauh dari toko Cahyono, Muhammad Said (55) tengah memotong kain batik yang dihamparkan di lantai.

Warga RT 02/ RW 02 Kelurahan Bandengan itu menerima jasa potong kain untuk daster dan setelan batik sejak 2003.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Semarang 5 Oktober 2022: Berawan Sepanjang Hari

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

DPD RI Minta Sinkronisasi Data Peserta BPJS Kesehatan

Kamis, 24 November 2022 | 21:46 WIB
X