Petakan Persoalan Lingkungan, Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Libatkan Forum DAS

- Rabu, 5 Oktober 2022 | 01:02 WIB
Rapat koordinasi yang diadakan oleh Direktorat PPPDAS, Dirjen PDASRH, Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan bersama Forum DAS di Hotel PO Semarang, 4-5 Oktober 2022. (suaramerdeka.com/Eko Fataip)
Rapat koordinasi yang diadakan oleh Direktorat PPPDAS, Dirjen PDASRH, Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan bersama Forum DAS di Hotel PO Semarang, 4-5 Oktober 2022. (suaramerdeka.com/Eko Fataip)

suaramerdeka.com - Direktorat Perencanaan dan Pengawasan Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (PPPDAS) Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menggandeng Forum Daerah Aliran Sungai (DAS) untuk memetakan sejumlah persoalan lingkungan di Tanah Air.

Forum DAS merupakan pihak independen yang keanggotaannya melibatkan perwakilan dari pemerintah, unsur akademisi, aktivis hingga masyarakat.

Direktur Perencanaan dan Pengawasan Pengelolaan Daerah Aliran Sungai, Saparis Soedarjanto menyatakan, persoalan lingkungan yang dipetakan tersebut menyangkut banyak aspek.

Baca Juga: Antisipasi Banjir, Infrastruktur Tanggul DAS Harus Jadi Perhatian

Beberapa di antaranya upaya untuk meminimalkan terjadinya bencana, laju degradasi sumber daya alam (SDA), serta menjamin keberlanjutan dan menjamin ketersediaan SDA untuk masa sekarang dan masa mendatang.

"Potensi bencana harus dikenali, tidak boleh mengabaikan konsep-konsep DAS," kata Saparis pada kegiatan Rapat Koordinasi Perencanaan Bidang PDASRH yang diadakan Direktorat PPPDAS, Dirjen PDASRH, KLHK di Hotel PO Semarang, Selasa dan Rabu, 4-5 Oktober 2022.

Diskusi yang mengangkat topik "Sinergisitas dan Kolaborasi Pelaksanaan Pembangunan Bidang Pengelolaan DAS dan Rehabilitasi Hutan" ini melibatkan sejumlah pengurus Forum DAS Nasional dan sejumlah perwakilan Forum DAS tingkat provinsi se-Indonesia.

Baca Juga: DAS Rawan Banjir di Kota Semarang Terpantau Masih Aman

Dia menilai, saat ini kondisi alam di Tanah Air dihadapkan pada situasi yang berujung pada terjadinya degradasi SDA. Kondisi itu diakibatkan pembanguan wilayah dan pertumbuhan penduduk.

"Kalau ini tidak disinergikan maka keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kestabilan tidak akan terwujud. Dampaknya justru kerusakan alam," ujarnya.

Halaman:

Editor: Eko Fataip

Tags

Artikel Terkait

Terkini

DPD RI Minta Sinkronisasi Data Peserta BPJS Kesehatan

Kamis, 24 November 2022 | 21:46 WIB
X