Kolaborasi Seni di Pasar Gede Sambut Gamelan Sebagai Warisan Budaya Takbenda dari UNESCO

- Jumat, 23 September 2022 | 09:12 WIB
Seniman pantomim mendekati dan menawarkan warga untuk ikut memukul salah satu perangkat gamelan di Pasar Gede. (suaramerdeka.com / dok)
Seniman pantomim mendekati dan menawarkan warga untuk ikut memukul salah satu perangkat gamelan di Pasar Gede. (suaramerdeka.com / dok)

SOLO, suaramerdeka.com - Warga Solo sempat terkejut saat memasuki pintu utama Pasar Gede Solo, di mana seniman pantomim mendekati dan menawarkan untuk ikut memukul salah satu perangkat gamelan.

Sembari tersenyum, beberapa warga justru memukul gamelan berkali-kali.

Kegiatan itu merupakan sebagai bentuk apresiasi atas pengakuan gamelan oleh UNESCO, dalam kegiatan yang digelar Kamis, 22 September 2022.

Baca Juga: Lantik Kepala Desa Wringinjajar, Pesan Bupati Eisti'anah: Jadilah Pemimpin yang Amanah

Pintu utama Pasar Gedhe, Solo sebagai lokasi perayaan ditujukan untuk mengajak masyarakat umum dalam menikmati sajian karya seni rupa dan desain.

Ditampilkan pula sejumlah poster berukuran 60 x 90 cm karya Basnendar Herry Prilosadoso dari Komunikotavisual.

Kemudian, turut berpadu dengan perform pantomim dari seniman Aceh, Rasyidin Wig Maroe.

Baca Juga: Prediksi Karir dan Keuangan Zodiak Capricorn, Aquarius, Pisces, Aries, Taurus, Gemini, Sabtu 24 September 2022

Diakui Rasyidin Wig Maroe menjelaskan bahwa pertunjukkan pantomim tadi beraksi di antara beragam tampilan desain poster.

Isinya ajakan dan bertema untuk bangga dan selalu berupaya melestarikan seni budaya tradisi, khususnya gamelan di masa depan.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Anggota Ikadin Diminta Jangan Nodai Kode Etik Advokat

Jumat, 30 September 2022 | 13:58 WIB

Muktamar Muhammadiyah Bangkitkan PAD Daerah

Rabu, 28 September 2022 | 06:10 WIB
X