Pantau Kebakaran Vegetasi Merapi, TNGM Gunakan Drone

- Rabu, 28 Juli 2021 | 14:20 WIB
Gunung Merapi. (suaramerdeka.com / dok) (Amelia Hapsari)
Gunung Merapi. (suaramerdeka.com / dok) (Amelia Hapsari)

SLEMAN, suaramerdeka.com - Sebagian vegetasi di puncak Merapi terbakar akibat lontaran lava. Peristiwa yang memunculkan titik api ini terpantau pada Minggu (25/7) dan Senin (26/7).

Lokasi kejadian berada di hulu Kali Putih pada grid H7 yang berjarak sekitar 2,5 km dari puncak.

Area tersebut masuk dalam wilayah Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang.

Plt Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Balai Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) Husni Pramono mengatakan, api tersebut sudah padam tidak lama setelah kejadian.

Baca Juga: RCS Kunthi Dukung Pemkot Menangani Pandemi Covid-19

"Langsung padam kemungkinan karena rumput sudah habis terbakar, jadi tidak ada lagi bahan bakarnya," kata Husni saat dikonfirmasi Suara Merdeka, Rabu (28/7).

Namun sampai saat ini, petugas belum bisa menjangkau titik lokasi karena pertimbangan faktor keselamatan. Jika kondisi sudah aman nantinya, tim akan melakukan pemantauan menggunakan drone. Navigasinya pun tetap dari jarak jauh.

"Kita rencana mau pantau menggunakan drone. Tapi karena kondisi sekitar masih panas dikhawatirkan sinyal akan hilang, sehingga kita hanya monitor dari jauh berdasar ketinggian lokasi," jelasnya.

Dampak lontaran lava pijar tersebut dilaporkan setidaknya 30 meter persegi area vegetasi hangus terbakar.

Baca Juga: Didasari Rasa Prihatin Pertentangan Agama, Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Gelar ICDC

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Terkini

BPBD Kaji Risiko Kebencanaan Jelang Musim Penghujan

Jumat, 17 September 2021 | 16:28 WIB
X