Oksigen dan SDM Terbatas, Kapasitas RSDC Respati Belum Ditambah

- Rabu, 28 Juli 2021 | 09:24 WIB
Lokasi RS Darurat Covid-19 Sleman yang menempati gedung RS Medika Respati Maguwoharjo.(suaramerdeka.com/Amelia Hapsari)
Lokasi RS Darurat Covid-19 Sleman yang menempati gedung RS Medika Respati Maguwoharjo.(suaramerdeka.com/Amelia Hapsari)

SLEMAN, suaramerdeka.com - Pemkab Sleman belum ada rencana menambah fasilitas bed di Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Respati. Selama sepekan beroperasi, rumah sakit itu hanya mampu menampung 30 pasien dari target awal kapasitas 50 bed.

"RSDC sangat bergantung pada ketersediaan oksigen. Sampai sekarang baru 30 bed yang siap operasional," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman Joko Hastaryo, Selasa (27/7).

Dia mengungkapkan, belum ada rencana menambah bed. Selain kesulitan pengadaan oksigen, keterbatasan SDM juga menjadi kendala. Untuk mengatasi persoalan stok oksigen, Pemkab akan membangun generator yang ditempatkan di RSDC.

"Nanti kalau sudah bisa memproduksi oksigen sendiri sambil mencari tambahan SDM, mudah-mudahan bisa menambah lagi 100 bed. Namun harapan kami tetap ada bantuan dari Kemenkes," ucapnya.

Baca Juga: UKSW Salatiga dan Kodam IV/Diponegoro Gelar Vaksinasi Massal, 3.000 Dosis Disediakan

Meski selama dua pekan terakhir kasus Covid-19 cenderung landai, penambahan kapasitas bed rumah sakit dirasa masih dibutuhkan. Saat ini, bed occupancy ratio (BOR) sejumlah rumah sakit di Sleman masih diatas 85 persen baik untuk kritikal maupun non kritikal.

Tingkat penggunaan tempat tidur kritikal tercatat 85,71 persen sedangkan non kritikal 88,04 persen. Sejatinya, lonjakan BOR sudah diantisipasi dengan meningkatkan kapasitas bed sejak Juni lalu.

Sebelumnya, bed kritikal hanya terdapat 56 unit namun kini sudah ada 224 unit, atau naik empat kali lipat. Adapun penambahan bed non kritikal tercatat hampir dua kali lipat dari semula 435 menjadi 835 unit.

Baca Juga: Nilai Dasar ASN 'BerAKHLAK' Diluncurkan Presiden Joko Widodo, Begini Penjelasannya

Sementara itu, menangani permasalahan BOR di DIY, pemerintah pusat berencana meningkatkan jumlah ruang ICU di RSUP Sardjito sebanyak 65 bed.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sebanyak 494 Tenaga Medis Berebut Formasi ASN dan PPPK

Selasa, 28 September 2021 | 15:33 WIB

Kesongo Kembali Semburkan Lumpur, Warga Berhamburan

Selasa, 28 September 2021 | 12:30 WIB

Angka Stunting Tinggi, Pemerintah Libatkan Mahasiswa

Senin, 27 September 2021 | 19:18 WIB

Hujan Deras, Rumah Rusak Diterjang Longsor

Senin, 27 September 2021 | 15:40 WIB

2.302 Peserta Ikuti SKD CASN Pemkot Magelang

Senin, 27 September 2021 | 15:12 WIB
X