Kasus Kematian Akibat Covid-19 Makin Banyak, Perlu Pelatihan Menangani Jenazah

- Rabu, 28 Juli 2021 | 06:45 WIB
Pelatihan mengurus jenazah Covid-19 yang digelar Relawan GPC Handayani Gunung Kidul. (suaramerdeka.com / dok)
Pelatihan mengurus jenazah Covid-19 yang digelar Relawan GPC Handayani Gunung Kidul. (suaramerdeka.com / dok)

Kini, bertambah dengan kehadiran tim pemulasaran jenazah.  Ia minta tim yang sudah ada harus berfungsi maksimal sehingga benar-benar memberikan kontribusi di masyarakat.

Terlebih saat ini tenaga kesehatan maupun PMI kewalahan dalam penanganan jenazah.
Ketua Yayasan GPC Syarief Guska Laksana mengatakan, pelatihan pemulasaran jenazah Covid-19 menjadi sangat penting bagi sukarelawan GPC.

Kelak, peserta bisa menerapkan prosesi pemulasaran hingga pemakaman secara benar. Namun yang tak kalah penting yakni koordinasi dengan satgas di wilayah yang akan dibantu.

''Perlu koordinasi dengan satgas di wilayah masing-masing, termasuk sukarelawan juga perlu menjaga kesehatan agar dapat melaksanakan kerja dengan maksimal. Selain itu edukasi bagi masyarakat harus terus ditingkatkan terkait protokol kesehatan. Berikan motivasi pada masyarakat supaya memiliki semangat bangkit,'' tandas Guska.

Ketua PMI Gunung Kidul Drs Iswandoyo memberikan apresiasi kepada Drs HM Gandung Pardiman MM dan sukarelawan GPC yang terjun langsung membantu masyarakat.

Ia mengakui memang kewalahan melayani permintaan pemulasaran dan pemakaman jenazah Covid-19.

''Sukarelawan juga dapat memberikan edukasi kepada masyarakat misal dalam menghadapi pandemi agar jangan takut berlebihan, namun tidak boleh sembarangan,'' tegasnya.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Siswa MAN Purbalingga Diminta Teladani Nabi Muhammad

Minggu, 24 Oktober 2021 | 22:05 WIB

Ajakan Warga Mangunan Jaga Hutan lewat Tradisi Kenduri

Minggu, 24 Oktober 2021 | 13:32 WIB
X