Pemilu 2024 Masih Dihantui Politik Uang dan Netralitas ASN

- Kamis, 22 September 2022 | 21:15 WIB
 Diskusi pada agenda Pelaksanaan Rakor Pemantauan dan Pendataan Parpol di Jateng, Kamis 22 September 2022 di Semarang. (SM/Eko Edi N)
Diskusi pada agenda Pelaksanaan Rakor Pemantauan dan Pendataan Parpol di Jateng, Kamis 22 September 2022 di Semarang. (SM/Eko Edi N)

SEMARANG,suaramerdeka.com - Pemilu 2024 masih dihantui berbagai potensi pelanggaran.

Sehingga diperlukan pemantauan dan pendataan partai politik di Jawa Tengah.

Hal itu disampaikan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Jawa Tengah, Haerudin dalam sambutan tertulis pada Pelaksanaan Rakor Pemantauan dan Pendataan Parpol di Jateng, Kamis 22 September 2022 di Semarang.

Baca Juga: Kembali Ditemukan Artefak Benteng Kuno VOC di Lintasan Proyek MRT Jakarta Fase II, Intip Penampakannya

''Rakor sangat perlu karena perkembangan politik dan demokrasi di Jateng sangat baik dan dinamis, melihat peran serta partai politik,'' sebut Haerudin sebagaimana dibacakan oleh Kepala Bidang Politik Dalam Negeri Sulistyo Yuli Utomo.

Ia menambahkan potensi pelanggaran itu seperti politik uang, penyebaran hoaks, politik dengan cara penyebaran isu sara.

Penggunaan bantuan pemerintah untuk kepentingan politik, potensi kerawanan netralitas ASN.

Baca Juga: Dinsos Siapkan 1.500 Paket Sembako Bagi Warga Kota Semarang yang Belum Dapat BLT

Ancaman netralitas kepala desa/lurah, kampanye di luar jadwal, penyelenggaraan pemilu tak netral atau tak berintegritas.

Halaman:

Editor: Hendra Setiawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X