477 Pejudi Ditangkap, MUI dan Polda Jateng Sepakat Bersama-sama Berantas Perjudian

- Selasa, 20 September 2022 | 08:12 WIB
Ketua Umum MUI Jawa Tengah Dr KH Ahmad Darodji dan Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi dalam acara Ulama Menyapa di TVKU Semarang, Senin sore 19 September 2022. (suaramerdeka.com / dok TVKU)
Ketua Umum MUI Jawa Tengah Dr KH Ahmad Darodji dan Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi dalam acara Ulama Menyapa di TVKU Semarang, Senin sore 19 September 2022. (suaramerdeka.com / dok TVKU)

SEMARANG, suaramerdeka.com – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Tengah bersama Polda Jateng sepakat dan berkomitmen untuk bersama-sama berperan memberantas perjudian, yaitu ulama dengan pencegahan dan kepolisian dengan penindakan.

Hal itu disampaikan para pimpinan dua institusi tersebut saat menjadi nara sumber dalam acara Ulama Menyapa yang ditayangkan langsung TVKU Semarang, Senin sore 19 September 2022.

Ulama Menyapa bertema Kesigapan Kepolisian dan Peran Ulama menghadirkan Ketua Umum MUI Jawa Tengah Dr KH Ahmad Darodji dan Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi.

Baca Juga: Bongkar Sabdo Primbon Jawa soal Keistimewaan Weton Selasa Wage dari Watak, Jodoh, Rezeki dan Karir

Kiai Ahmad Darodji menegaskan, aktivitas judi dan khamr atau miras merupakan perbuatan setan yang harus dijauhi setiap umat beragama agar selamat.

Judi mempunyai efek candu sehingga pelakunya terobsesi untuk mengulanginya lagi.

“Judi ini, meski kalah, pelakunya tidak kapok. Dia akan selalu mencoba dan mencoba lagi. Contohnya, pada saat ini dia kalah Rp 50.000 maka dia akan berusaha bagaimana modalnya kembali. Dia juga tak ragu menaikkan taruhan jadi Rp 100.000. Begitu seterusnya,” paparnya.

Baca Juga: Ferdy Sambo Resmi Dipecat Polri, Pengacara Brigadir J Belum Puas, Justru Minta Hukuman Ini

KH Ahmad Darodji menyebut efek judi dapat memunculkan potensi psikologis yang negatif dan berbahaya buat diri sendiri dan orang di sekitarnya.

“Bisa memicu permusuhan dan sakit hati sehingga apa pun akan dilakukan. Maka dari itu, di sinilah para ulama sepakat bahwa mental masyarakat harus terus diperbaiki ke arah yang positif dan produktif. Jangan sampai rusak lagi,” tegasnya.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

DPD RI Minta Sinkronisasi Data Peserta BPJS Kesehatan

Kamis, 24 November 2022 | 21:46 WIB
X