Tradisi Sebaran Apem Keong Emas di Bulan Safar Bebaskan Hama Tanaman dari Pagebluk, Panen Jadi Melimpah

- Jumat, 16 September 2022 | 16:25 WIB
tradisi ini diawali ketika terjadi pagebluk.  Tanaman padi diserang hama keong emas di daerah Pengging.
tradisi ini diawali ketika terjadi pagebluk. Tanaman padi diserang hama keong emas di daerah Pengging.

BOYOLALI, suaramerdeka.com - Berbagai cara dilakukan petani agar tanaman padi di sawah bebas dari hama tanaman padi.

Seperti yang dilakukan petani di Boyolali, dengan menggelar Tradisi Sebaran Apem Keong Emas.

Menurut cerita Masyarakat Pengging, bahwa awal mula tradisi ini diawali ketika terjadi pagebluk.

Baca Juga: Bersemat Jimat Kramat Kalimosodo, 5 Weton Ini Matang Karakter Jiwanya, Jujur, Setia, Sopan, dan Tanggung Jawab

Tanaman padi diserang hama keong emas di daerah Pengging.

Kemudian, Raden Ngabei Yosodipuro, pada zaman pemerintahan Pakubuwono II Keraton Surakarta memerintahkan agar keong emas itu diambil

dan dimasak dengan cara dikukus dan dibalut menggunakan janur.

Akhirnya, hama keong emas dan tikus itu bisa hilang dan panen rakyat melimpah.

Baca Juga: Kenali dan Berdamailah dengan Khodam di Dirimu, 4 Weton Ini akan Mengguncang Dunia Penuh Prestasi Bersejarah

Sebagai rasa syukur, kemudian Raden Ngabei Yosodipuro memerintahkan kepada warga membuat apem kukus keong emas untuk dibagi-bagikan kepada masyarakat luas.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Serahkan DIPA dan TKD 2023, Dana Desa Jateng Rp 7,85 T

Selasa, 6 Desember 2022 | 21:22 WIB

Kominfo Sosialisasikan RKUHP di Unsoed Purwokerto

Selasa, 6 Desember 2022 | 17:50 WIB

Jateng Optimistis: Siapkan Upaya Konkret Hadapi Resesi

Selasa, 6 Desember 2022 | 05:20 WIB
X