Haru Biru Perjuangan Saminta Makamkan Jenazah Covid-19: Kerap Dicemooh, Bertugas Penuh Keikhlasan

- Selasa, 27 Juli 2021 | 06:45 WIB
Kepala BPBD Kota Pekalongan, Saminta memimpin koordinasi sebelum pemakaman jenazah Covid-19. (suaramerdeka.com / Kuswandi)
Kepala BPBD Kota Pekalongan, Saminta memimpin koordinasi sebelum pemakaman jenazah Covid-19. (suaramerdeka.com / Kuswandi)

DI TENGAH suasana pandemi Covid-19 sejak Maret 2020 lalu menimpa Indonesia, banyak warga yang terpapar dan bahkan sampai meninggal dunia akibat virus Covid-19.

Sosok dokter, perawat dan tenaga medis lainnya menjadi pahlawan kemanusiaan di tengah pandemi Covid-19.

Perjuangan mereka tak diragukan lagi, namun ada sosok pejuang lain di tengah pandemi yang perjuangannya tak kalah berat.

Dialah petugas pemakaman jenazah Covid-19. Tak ada istilah berlebihan jika sosok petugas pemakaman sebagai pejuang di tengah pandemi.

Jika petugas medis berjuang merawat pasien Covid-19 di rumah sakit dan tempat-tempat isolasi lainnya, para petugas pemakaman pun berjuang, berjibaku, dan berkontak secara langsung dengan jenazah Covid-19 yang gugur akibat terpapar virus corona.

Baca Juga: 10 Agustus Arab Saudi Izinkan Umrah, Indonesia Lobi Syarat Vaksin

Sejak pandemi masuk ke Indonesia, beban dan tanggung jawab pekerjaan mereka bertambah hingga berkali-kali lipat jika dibandingkan dengan sebelum ada pandemi.

Dengan berpeluh, mereka melawan rasa takut dan khawatir tertular virus Covid-19 dari jenazah yang mereka makamkan, bahkan mereka bertugas tanpa mengenal waktu.

Sosok pejuang itu salah satunya Saminta, Kepala BPBD Kota Pekalongan. Laki-laki kelahiran 26 September 1964 itu, bersama tim pemakaman jenazah Covid-19 lainnya terus berjuang, tanpa mengenal lelah memakamkan jenazah Covid-19.

Saminta selaku komandan tertinggi BPBD di Kota Batik itu, selalu memastikan dan berkooordinasi dengan pihak terkait, baik rumah sakit, petugas pemulasaran, lokasi pemakaman maupun keluarga duka agar pemakaman dapat berlangsung lancar.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

30.000 Desa Nikmati Program Pamsimas

Selasa, 21 September 2021 | 22:04 WIB

Penyandang Disabilitas Fisik Terima Bantuan Kemensos

Selasa, 21 September 2021 | 14:25 WIB

Selama Pandemi Pelanggaran Lalu Lintas Turun

Senin, 20 September 2021 | 21:53 WIB

Pesantren Didorong Jadi Kader Penanganan TBC

Senin, 20 September 2021 | 14:45 WIB
X