PPKM Darurat, Mobilitas di Sleman Turun 53 Persen. Penyekatan Berikan Efek yang Bagus

- Senin, 26 Juli 2021 | 17:36 WIB
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo memantau vaksinasi Covid-19 bagi siswa usia 12-18 tahun./Dok. Pemkab Sleman
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo memantau vaksinasi Covid-19 bagi siswa usia 12-18 tahun./Dok. Pemkab Sleman

SLEMAN, suaramerdeka.com - Selama tiga pekan penerapan PPKM Darurat yang kini diganti istilah menjadi PPKM Level, mobilitas di Kabupaten Sleman diklaim turun hingga 53 persen.

Penurunan tingkat aktivitas masyarakat ini, menurut Sekda Sleman Harda Kiswaya turut dipengaruhi kebijakan penyekatan di beberapa titik ruas jalan.

"Penyekatan memberikan efek yang bagus. Selama PPKM Level 4 masih akan diberlakukan karena sesuai dengan tujuan kebijakan ini yakni untuk meniadakan kerumunan, dan mengurangi mobilitas," kata Harda, Senin 26 Juli 2021.

Baca Juga: PPKM Level 4 Dilonggarkan, Hendi Bolehkan Pengunjung Makan di Tempat 30 Persen

Namun demi alasan efektivitas, dia enggan menjabarkan lokasi sasaran kegiatan tersebut.

Seiring dengan menurunnya mobilitas, kasus Covid-19 mingguan di Sleman juga berkurang cukup signifikan meski belum terlalu rendah.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman Joko Hastaryo mengungkapkan, puncak eskalasi terjadi pada minggu ke-27 dengan jumlah 3.074 kasus.

Dua pekan berikutnya berangsur turun masing-masing menjadi 2.92, dan 2.345 kasus. Sementara pada pekan ke-31 sampai dengan hari keempat ini tercatat sebanyak 1.900 kasus.

Baca Juga: Bansos Tak Bisa Dibelanjakan Rokok dan Miras, Fitur Baru Disiapkan Pemerintah

"Tren penurunan masih bisa terus terjadi sepanjang pembatasan aktivitas masyarakat dan pengetatan prokes tetap diberlakukan," katanya, Senin 26 Juli 2021.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Terkini

Ribuan Kader Kesehatan di Sleman Disuntik Booster

Selasa, 30 November 2021 | 13:27 WIB

Hari Naas dan Hari Keberuntungan Selasa Kliwon

Selasa, 30 November 2021 | 10:37 WIB

Libur Akhir Tahun, Destinasi Wisata di Sleman Tetap Buka

Minggu, 28 November 2021 | 15:57 WIB

Tembakau Musim 2021 Masih Belum Menguntungkan Petani

Sabtu, 27 November 2021 | 21:49 WIB
X