Keributan di RS Gunawan Mangunkusumo Disebut Akibat Kesalahpahaman

- Sabtu, 24 Juli 2021 | 20:58 WIB
RSUD Ambarawa./Foto: Istimewa
RSUD Ambarawa./Foto: Istimewa

​​​​​​AMBARAWA, suaramerdeka.com - Keributan terjadi antara keluarga pasien Covid-19 dengan pegawai RS Gunawan Mangunkusumo Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, baru-baru ini.

Bahkan, video kejadian tersebut sempat viral di media sosial.

Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Iqbal Alqudusy ​menjelaskan kejadian itu dipicu oleh kesalahpahaman.

Dalam siaran pers di Semarang, Sabtu 24 Juli 2021, ia mengatakan tidak ada penusukan terhadap petugas kesehatan RS Gunawan Mangunkusumo dalam kejadian itu.

Baca Juga: Hasil Tes Antigen Diizinkan jadi Pendukung Pengajuan Klaim

"Yang terjadi ialah keributan antara keluarga pasien yang meninggal akibat Covid-19 dengan petugas keamanan dan petugas kesehatan rumah sakit," ujarnya.

Ia menjelaskan peristiwa itu bermula ketika keluarga pasien Covid-19 berinisial NH dinyatakan meninggal dunia pada Jumat (23/7).

Pihak keluarga, meminta tolong agar difotokan jenazah korban dengan menggunakan telepon seluler karena proses pemulasaran jenazah menggunakan protokol Covid-19.

"Permintaan itu disanggupi petugas kesehatan sambil memberi edukasi tentang protokol pemulasaran jenazah," katanya.

Baca Juga: Stok Obat-obatan dan Antivirus Covid-19 Kosong, Presiden Jokowi Telepon Menkes

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Terkini

Selama Pandemi Pelanggaran Lalu Lintas Turun

Senin, 20 September 2021 | 21:53 WIB

Pesantren Didorong Jadi Kader Penanganan TBC

Senin, 20 September 2021 | 14:45 WIB

Berdayakan Umat, NU Kebumen Kembangkan Pertanian

Minggu, 19 September 2021 | 21:50 WIB

Banyak Petani Frustrasi, Pemerintah Beri Pelatihan

Minggu, 19 September 2021 | 19:20 WIB

Pola Vaksinasi Jemput Bola, Sediakan Ayam untuk Hadiah

Minggu, 19 September 2021 | 15:35 WIB
X