Penutupan Exit Tol di Jateng, Kurang Lebih 62.000 Kendaraan Sudah Diputarbalik

- Jumat, 23 Juli 2021 | 18:05 WIB
Direktur Lalulintas Polda Jateng Kombes Pol Rudy Syafiruddin (tengah) didampingi oleh Kabidhumas Polda Jateng Kombes Pol. M. Iqbal Alqudusy (kanan) dan Dansat Brimob Polda Jateng Kombes Pol. Farid Bachtiar Effendi (kiri) (Suaramerdeka.com /dokumentasi)
Direktur Lalulintas Polda Jateng Kombes Pol Rudy Syafiruddin (tengah) didampingi oleh Kabidhumas Polda Jateng Kombes Pol. M. Iqbal Alqudusy (kanan) dan Dansat Brimob Polda Jateng Kombes Pol. Farid Bachtiar Effendi (kiri) (Suaramerdeka.com /dokumentasi)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Penutupan 27 exit tol diperpanjang hingga tanggal 25 Juli 2021 untuk kendaraan baik sektor esensial maupun kritikal diperlakukan sama.

Direktur Lalulintas Polda Jateng Kombes Pol Rudy Syafiruddin didampingi oleh Kabidhumas Polda Jateng Kombes Pol. M. Iqbal Alqudusy dan Dansat Brimob Polda Jateng Kombes Pol. Farid Bachtiar Effendi mengatakan di 27 exit tol di jaga oleh Polri baik dari fungsi lalulintas, Brimob maupun Samapta

"Sesuai dengan hasil rapat yang dipimpin oleh Menko Maritim dan Ivenstasi Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Pandjahitan penutupan exit tol diperpanjang hingga tanggal 25 Juli 2021. Cara bertindaknya sama seperti yang telah dilaksanakan tanggal 16-22 Juli yang lalu," tegas, Jumat 23 Juli 2021.

Baca Juga: Kader PDIP Kota Semarang Serahkan Gaji untuk Bantu Penanganan Covid-19

Kombes Pol. Rudy Syafiruddin menambahkan, untuk kendaraan baik sektor esensial maupun kritikal diperlakukan sama.

Rudi menjelaskan apabila ada masyarakat tidak bisa menunjukan keterangan kerja dari kantornya dan tidak bisa menunjukkan hasil swab antigen PCR dinyatakan negatif ditambah dengan surat vaksin, tidak akan memberikan masuk kepada yang bersangkutan dan akan diputarbalikkan.

"Sampai saat hari ini Jumat, yang sudah diputarbalikkan sebanyak kurang lebih 62.000 kendaraan se-Jateng," jelasnya.

Baca Juga: Pandemi Melandai, Pasien Isoman di DIY Disarankan Pindah ke Shelter

Dirlantas Polda Jateng mengimbau kepada para pekerja, untuk melengkapi surat-suratnya. Sehingga memudahkan petugas dalam melaksanakan kegiatan pengecekan nantinya.

Sementara itu untuk sopir truk yang membawa kriteria esensial dan kritikal untuk segera meminta stiker warna biru atau warna merah kepada petugas untuk menentukan sektor esensial maupun kritikal sehingga tidak diperiksa lagi sama petugas.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Terkini

X