Siswa Antusias Divaksin, Ini Cara Secepatnya Bisa Belajar Tatap Muka

- Jumat, 23 Juli 2021 | 17:48 WIB

“Ini cara kita mendorong agar anak-anak bisa cepat belajar kembali, dan pada saatnya nanti dibentengi vaksin ini,” tambahnya.

Gubernur juga merencanakan agar para mahasiswa juga bisa segera mendapatkan vaksin. Sebab, mereka masuk kategori usia muda untuk divaksin.

“Habis ini kita ajak mahasiswa, karena masuk usia muda untuk divaksin,” tegasnya.

Ganjar mengatakan, pihaknya terus berkolaborasi dengan TNI Polri untuk percepatan vaksinasi. Beberapa daerah yang vaksinasinya rendah, didorong dengan bantuan dari TNI Polri.

“Kita kolaborasi terus (dengan TNI Polri) untuk percepatan. Daerah-daerah tadi yang kurang cepat, (antara lain) Brebes, Cilacap,” ujarnya.

Baca Juga: Biaya Kremasi di Pekalongan Naik 80 Persen, Warga Mengeluh di Tengah Pandemi

Sebenarnya, lanjut Ganjar, Pemda maupun masyarakat di daerah yang vaksinasinya masih rendah, memiliki semangat yang tinggi. Namun harus bersabar karena stok vaksinnya terbatas.

“Sebenarnya mereka-mereka sudah gumregah, bersemangat. Hanya memang mesti bersabar. Pengirimannya belum bisa lancar karena belum banyak masuk impornya. Agustus nanti akan banyak (penerimaan dosis vaksin). Jadi Insyaallah akan lancar,” jelasnya.

Sementara Pangdam IV/ Diponegoro Mayjen TNI Rudianto mengatakan, vaksinasi untuk anak itu menyasar untuk pelajar di sekolah umum hingga pesantren. Selain itu, pihaknya juga membantu mendorong percepatan vaksinasi daerah yang capaian vaksinnya rendah.

“Karena sewaktu-waktu Pak Gub instruksikan belajar tatap muka, anak-anak sudah siap. Karena kalau kita lihat anak-anak hanpir 1,5 tahun berada di rumah, mereka ingin sekali segera tatap muka, dan kita coba sasar daerah-daerah merah yang tinggi angka Covidnya,” tandas Pangdam.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Terkini

Jelajah Wisata Jawa Tengah Lewat Mubeng Jateng

Jumat, 15 Oktober 2021 | 20:16 WIB

Potensi Zakat Penghasilan ASN di Kebumen Rp 24 Miliar

Kamis, 14 Oktober 2021 | 20:17 WIB

202 Pekerja di Sleman di-PHK Terdampak Pandemi

Kamis, 14 Oktober 2021 | 18:25 WIB
X