Jateng Raih Peringkat I Pelaporan Berbasis SIMEP Perlindungan Anak

- Jumat, 23 Juli 2021 | 16:26 WIB
Jateng Raih Peringkat I Pelaporan Berbasis SIMEP Perlindungan Anak/Foto jatengprov
Jateng Raih Peringkat I Pelaporan Berbasis SIMEP Perlindungan Anak/Foto jatengprov


SEMARANG, suaramerdeka.com - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berhasil menduduki peringkat satu Provinsi, dengan dedikasi terbaik sebagai Pemerintah Daerah Provinsi yang memiliki komitmen terhadap Perlindungan Anak dan Pelaporan berbasis Sistem Informasi Monitoring dan Evaluasi Pelaporan (SIMEP) Perlindungan Anak di Indonesia.

Penghargaan itu diberikan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) secara virtual kepada Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, Kamis (22/7) lalu.

Gus Yasin, sapaan Wagub, mengatakan, pencapaian ini tidak lepas dari kontribusi masyarakat Jawa Tengah yang antusias dalam melakukan perlindungan terhadap anak.

Baca Juga: Vaksinasi Massal Warga Ngabenrejo, Jemput Bola ke Pelosok Desa sambil Bagikan Sembako

“Kita patut berterima kasih kepada masyarakat, yang antusias dalam perlindungan anak. Karena bagaimana pun juga, anak sekarang permasalahannya sangat tinggi (akibat) ditambah dengan adanya pembelajaran jarak jauh,” tuturnya, Jumat (23/7).

Gus Yasin melanjutkan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sudah memiliki berbagai regulasi, program dan kegiatan, dalam upaya melakukan perlindungan terhadap anak.

Selain ada Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2018 tentang Ketahanan Keluarga. Juga ada program Jo Kawin Bocah yang diharapkan dapat mengendalikan angka pernikahan usia anak di Provinsi Jawa Tengah.

“Kita punya Perda Ketahanan Keluarga. Di situ juga bisa masuk untuk melindungi anak dan perempuan,” imbuhnya.

Baca Juga: Kak Seto Minta Orang Tua Tetap Kedepankan Kepentingan Anak Meski Situasi Sulit

Gus Yasin sangat mengapresiasi terobosan yang dilakukan KPAI dengan menciptakan aplikasi SIMEP sebagai sarana melakukan monitoring, evaluasi terhadap regulasi, kelembagaan dan sumber daya manusia, program dan anggaran, pelayanan kasus dan implementasi sistem peradilan anak.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, khususnya DP3AP2KB bersama 35 kabupaten/ kota, diharapkan konsisten dalam memberikan laporan, agar bisa didapatkan data akurat terkait perlindungan anak.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Kepala DP3AP2KB yang sudah menginisiasi dan bisa mempresentasikan (laporan), sehingga Pemprov Jateng kali ini dapat penghargaan KPAI,” katanya.

Baca Juga: Siswa SD Bertanya 'Jadi Presiden Ngapain Aja?', Ini Jawaban Jokowi

Bukan hanya Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Forum Anak Jateng juga mendapatkan penghargaan dari KPAI. Forum Anak Jateng dinilai memiliki dedikasi dan kepedulian yang tinggi pada perlindungan anak.

Gus Yasin mengakui, keberadaan forum tersebut turut membantu pemerintah provinsi dengan beragam masukan dan usulan yang mereka berikan dalam merencanakan pembangunan.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Forum Anak. Terima kasih antusiasnya karena bagaimanapun juga kita setiap Musrenbang didampingi dan melibatkan mereka,” pungkasnya.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X