Bupati Minta PKL Dukung PPKM Darurat Agar Blora Menuju Level 2

- Jumat, 23 Juli 2021 | 06:45 WIB
Bupati Blora, H. Arief Rohman, S.IP, M.Si secara simbolis menyerahkan bantuan sembako kepada PK terdampak pemberlakuan PPKM Darurat. (suaramerdeka.com / Urip Daryanto
Bupati Blora, H. Arief Rohman, S.IP, M.Si secara simbolis menyerahkan bantuan sembako kepada PK terdampak pemberlakuan PPKM Darurat. (suaramerdeka.com / Urip Daryanto

BLORA, suaramerdeka.com – Bupati Blora, H. Arief Rohman, S.IP, M.Si minta para PKL di Blora dan Cepu untuk terus mendukung dan ambil peran dalam mematuhi kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat atau level 4 Jawa – Bali.

Harapannya, dengan dukungan dari para PKL tersebut Blora yang saat ini berada pada level 3 bisa menjadi ke level 2.

Hal itu disampaikan Bupati di sela-sela  sosialisasi kebijakan perpanjangan PPKM Level 4 Jawa-Bali yang diinisiasi oleh Polres Blora di aula Aryaguna Mapolres setempat, Kamis (22/7/2021).

Sosialisasi diikuti perwakilan paguyuban PKL Alun-alun Blora, Kridosono,dan PKL Taman Seribu Lampu Cepu.

Baca Juga: Ngeri, Kurun Januari-Juli ada 51 Peristiwa Kebakaran di Grobogan

Di mana kalangan tersebut  merupakan salah satu sektor yang terdampak pelaksanaan PPKM Level 4.

Bupati Blora menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polres Blora yang menjembatani pelaksanaan sosialisasi tersebut.

"Terimakasih Pak Kapolres dan jajaran yang telah memfasilitasi pertemuan dengan perwakilan PKL yang ada di Blora, setelah Rabu (21/07/2021) lalu jajaran Forkopimda menerima arahan dari pusat terkait PPKM Level 4 dari Menko Luhut  Binsar Panjaitan,’’ papar Bupati Arief.

Baca Juga: Perampok Fortunure Milik Ghibran Ditangkap di Pedurungan

Dijelaskan, kondisi saat ini Blora masuk zona oranye dan naik ke level 3 setelah evaluasi PPKM Darurat.

Pencapaian itu semua berkat kerjasama seluruh stakeholder yang ada, salah satunya berkat kerjasama dan pengertian dari teman - teman PKL.

"Harapan kami, pada saat evaluasi PPKM level 4 nanti tanggal 25 Juli 2021 mendatang, Kabupaten Blora dapat dinyatakan naik ke level 2. Dengan kondisi itu para  PKL secara bertahap bisa berjualan kembali dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan sesuai dengan kesepakatan bersama,"  harapnya.

Sementara itu, Kapolres Blora, AKBP Wiraga Dimas Tama, S.IK  menyampaikan,  saat ini kasus aktif dan angka kematian sudah mengalami penurunan dari sebelumnya.

"Seperti yang sudah disampaikan oleh Bupati bahwa saat ini Blora telah masuk zona oranye. Pemerintah sudah berupaya membantu terkait adanya kebijakan saat ini dengan menggelontorkan bantuan, walaupun kita ketahui bantuan tersebut sifatnya hanya sementara. Harapan kita semua rekan rekan dapat bekerja sama untuk menekan penurunan penyebaran Covid 19 saat ini," ungkap Kapolres.

Terpisah, Komandan Kodim 0721/Blora, Letkol. Inf. Andy Soelistyo Kurniawan Putro, S.Sos, M.Tr (Han) dalam arahannnya, berharap PKL Blora tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan di manapun berada sehingga angka persebaran Covid19 benar - benar dapat ditekan.

"Untuk rekan rekan pedagang agar benar-benar menerapkan protokol kesehatan, kalau Kabupaten Blora sampai di lockdown kita semua akan lebih susah dari saat ini. Dan saat ini kita juga gencarkan vaksinasi sebagai salah satu upaya agar semua bisa terlindungi minimal meminimalisir penyebaran Covid-19," ucap Dandim Andy

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BPBD Kaji Risiko Kebencanaan Jelang Musim Penghujan

Jumat, 17 September 2021 | 16:28 WIB
X