Ketika Nasib Pembudidaya Tak Semujur Pengusaha Oleh-oleh Bandeng : LPMUKP Oase di Tengah Pandemi 3- Habis

- Kamis, 22 Juli 2021 | 15:01 WIB
           Salah seorang anggota Kelompok Makmur Jaya menyebar probiotik sebagai pupuk pada tambak saat mengikuti sekolah lapang yang digelar Dinas Kelautan dan Perikanan Demak, belum lama ini. (suaramerdeka.com/Hartatik )
Salah seorang anggota Kelompok Makmur Jaya menyebar probiotik sebagai pupuk pada tambak saat mengikuti sekolah lapang yang digelar Dinas Kelautan dan Perikanan Demak, belum lama ini. (suaramerdeka.com/Hartatik )

 

DEMAK, suaramerdeka.com - Banjir rob Desember 2017 tidak akan pernah dilupakan sampai kapan pun oleh Abdul Hadi (60), petambak bandeng di Dukuh Tambakpolo Desa Purworejo Kecamatan Bonang, Kabupaten Demak. Tiga bidang tambak miliknya, total seluas 6.400 m2 habis tersapu banjir.

Air pasang laut bercampur luapan Sungai Kalijajar setinggi dua meter, tidak hanya merendam ratusan rumah, tapi juga membuat petambak merugi belasan hingga puluhan juta rupiah. Begitu pun dengan Abdul Hadi.

“Habis semua ikan bandeng yang sudah tiga bulan saya pelihara. Padahal sudah siap panen. Kerugiannya sampai 50 juta,” ujar bapak empat anak ini.

Pria yang akrab disapa Pak Dul itu semakin pusing. Bagaimana tidak, dalam tempo waktu bersamaan, ia harus melunasi pokok pinjaman plus bunga KUR (Kredit Usaha Rakyat) dari BRI sebesar Rp 25 juta.

“Terpaksa saya harus ngutang lagi untuk lunasin KUR. Untung ada teman yang mau bantu saat itu,” imbuhnya.

Meski masalah pinjaman bank teratasi, namun Pak Dul harus segera mengembalikan uang yang dipinjam dari temannya tersebut.

“Kebetulan awal 2018, ada (fasilitator) dari LPMUKP sosialisasi di balai desa, menawarkan bantuan permodalan,” imbuhnya.

Sebagai informasi, LPMUKP atau Lembaga Pengelola Modal Usaha Kelautan dan Perikanan merupakan badan layanan umum (BLU) di bawah Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), bertugas memberikan pembiayaan dana bergulir untuk nelayan dan pelaku usaha sektor kelautan perikanan, disertai pendampingan di lapangan. Akses pemberian modal menggunakan sistem kredit, bekerja sama dengan BRI dan BNI.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Temanggung akan Dijadikan Super Prioritas Pertanian

Minggu, 17 Oktober 2021 | 16:41 WIB

Pemalang Raih Penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya

Minggu, 17 Oktober 2021 | 14:11 WIB
X