Bupati Kebumen Keliling Desa Bagikan Beras, Warga: Saya Nggak Nyangka

- Kamis, 22 Juli 2021 | 07:45 WIB
Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH membagikan beras kepada warga di Kecamatan Karangsambung, Kebumen. (suaramerdeka.com / Supriyanto)
Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH membagikan beras kepada warga di Kecamatan Karangsambung, Kebumen. (suaramerdeka.com / Supriyanto)

KEBUMEN, suaramerdeka.com - Trisno yang sedang duduk di pos ronda bersama beberapa temannya di Desa Plumbon, Kecamatan Karangsambung, Kebumen kaget.

Bagaimana tidak, tiba-tiba Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH mendekatinya dan memberikan bantuan beras 10 kg.

Ya, Bupati memberikan bantuan beras itu secara langsung kepada masyarakat. Orang nomor satu di jajaran Pemkab Kebumen itu menyusuri jalan-jalan desa di Kecamatan Karangsambung dan mendatangi rumah-rumah warga untuk membagikan beras.

Banyak warga kaget dengan kehadiran Bupati ke rumah mereka di desa yang cukup jauh dari pusat kota tersebut.

Baca Juga: Ayu Ting Ting Nyambi Jadi Tukang Daging? Begini Ceritanya

"Saya nggak nyangka Bupati lewat sini. Tak kira rombongan dari mana, ternyata Pak Bupati lagi bagi-bagi beras. Alhamdulillah banget rejeki buat yang di rumah," ujar Trisno, Rabu (21/7).

Salamun, seorang buruh buruh kayu duduk di pinggir hutan pinus Desa Wadasmalang, Kecamatan Karangsambung  juga tak menyangka bakal dihampiri oleh Bupati dan memberikan bantuan beras Rp 10 kg.

"Alhamdulillah namanya rejeki Mas, kita berangkat dari rumah niatnya mau nyari kayu di hutan, malah dapat bantuan beras dari Bupati. Jadi rejeki dadakan, dari arah yang tak disangka-sangka," tuturnya.

Bantuan beras juga diberikan kepada masyarakat di Desa Pujotirto dan Wadasmalang. Secara spontan Bupati menghampiri dan mengetuk rumah warga untuk menyerahkan bantuan beras secara langsung.

Baca Juga: Diungkit Soal Tampil Seksi di Foto, Amanda Manopo: Pose Tidak Menggambarkan Kehidupan Pribadi

Bahkan dia juga menyambangi ke Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin untuk menyerahkan bantuan.

Pesantren yang berada di tengah bukit Wadasmalang itu terkenal menangani orang dengan gangguan jiwa.

Ada ratusan orang dengan gangguan jiwa dirawat di pesantren yang diasuh Kiai Muhammad Fahrudin tersebut.

"Pak Bupati sudah dua kali sini, terakhir setahun lalu kira-kira. Kedatangan beliau ke sini selalu mendadak, tiba-tiba ketuk-ketuk pintu rumah, datang ke sini. Jadi benar benar nggak tahu kalau Pak Bupati mau datang," tutur Kiai Fahrudin bersyukur mendapatkan bantuan beras untuk para santri.

Baca Juga: Pelayanan Vaksinasi Covid-19 Akan Hadir di Tingkat kelurahan

Usai dari pesantren, Bupati kemudian pulang melalui Desa Krakal, Kecamatan Alian. Di desa itu dia berhenti di salah satu masjid untuk shalat zuhur.

Dia memanggil masyarakat yang tinggal di dekat masjid. Bupati lalu memberikan beras kepada warga di sekitar masjid dan menghabiskan seluruh karung beras yang ada di mobil.

Bupati Arif Sugiyanto menyampaikan bahwa dampak PPKM darurat atau level 4 ini memang cukup berat dirasakan masyarakat.

Jadi, dia harus mengecek sendiri kondisi masyarakat di lapangan. Banyak sekali masyarakat yang memang perlu mendapatkan bantuan untuk meringankan beban mereka.

"Tadi ada sekitar dua ton beras kita bagikan ke masyarakat, di Desa Pujotirto, kemudian masyarakat yang sedang ada di tepi jalan, dan rumah-rumah warga. Termasuk ke pondok pesantren. Masyarakat banyak yang menyampaikan bahwa pandemi ini dampaknya sangat berat, sehingga pemerintah perlu hadir langsung ke mereka," ucapnya.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

30.000 Desa Nikmati Program Pamsimas

Selasa, 21 September 2021 | 22:04 WIB

Penyandang Disabilitas Fisik Terima Bantuan Kemensos

Selasa, 21 September 2021 | 14:25 WIB

Selama Pandemi Pelanggaran Lalu Lintas Turun

Senin, 20 September 2021 | 21:53 WIB

Pesantren Didorong Jadi Kader Penanganan TBC

Senin, 20 September 2021 | 14:45 WIB
X