Inisiatif Padukuhan, Warga Isoman Setiap Hari Terima Rp 25 Ribu Per Orang

- Rabu, 21 Juli 2021 | 18:50 WIB
Warga isoman terima bantuan (suaramerdeka.com/dok)
Warga isoman terima bantuan (suaramerdeka.com/dok)


YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - Di tengah situasi tidak menentu akibat PPKM Darurat, banyak warga yang menjalani isolasi mandiri lepas dari pantauan.

Akhirnya, warga dan perangkat desa yang mencoba melakukan inovasi seperti di Padukuhan Babakan, Kalurahan Poncosari, Kapanewon Srandakan, Bantul.

Padukuhan memberikan jatah hidup bagi warganya yang menjalani isolasi mandiri di rumah karena tidak ada lagi shelter milik pemerintah yang kosong.

Kepala Padukuhan atau Dukuh, Babakan, Agus Sriyono mengungkapkan program jadup bagi warga yang menjalani isolasi di rumah sudah berlangsung sejak pandemi dan semua dana berasal dari kas padukuhan.

Baca Juga: Tabung Oksigen Palsu Beredar Ancaman Bagi Pasien Corona

''Begitu ada pengumuman pandemi dari Pemerintah Pusat, di sini sejak Maret 2020 pun langsung mengambil keputusan jika ada warga yang isolasi mandiri di rumah akan diberikan jatah hidup,'' tutur Agus.

Ia menjelaskan jatah untuk mereka yang menjalani isolasi mandiri, Rp 25.000 per orang per hari sampai isolasi selesai. Kalau ada satu keluarga yang menjalani isolasi, semua mendapat jatah sesuai jumlahnya.

Warga yang isoman nantinya tidak akan mendapatkan uang tunai namun dalam bentuk sembako sesuai keinginan mereka yang isolasi.

Pesan Sembako

Warga yang menjalani isolasi memesan sembako kepada tim dari padukuhan yang nantinya akan membelikan keperluan sesuai keinginan warga. Mereka bisa menghitung jumlah sembako dan kebutuhan makanan lainnya.

Baca Juga: Regulasi Penggunaan Obat untuk Kondisi Darurat Diterbitkan, BPOM: Ivermectin Bisa Diajukan

''Sudah puluhan yang menjalani isolasi mandiri mendapatkan jatah dari padukuhan. Bahkan, para tetangga juga membantu memberi bantuan berupa makanan yang siap santap. Mereka yang isolasi tidak perlu takut tidak bisa makan karena sudah ada tim yang memikirkan dan mencukupi kebutuhan makan sehari-hari,'' papar Agus.

Langkah lain, Padukuhan akan membeli tabung oksigen sebagai antisipasi ketika ada yang isoman dan mengalami sesak nafas. Dusun tak ingin warganya tak tertangani di RS sehingga mengupayakan berbagai peralatan sendiri.

Kapolres Bantul, AKBP Ihsan yang mengetahui inovasi tersebut memberikan apresiasi atas terobosan Kadus Babakan yang memberikan jadup kepada warga. Menurutnya dalam kondisi yang seperti ini, gotong royong antarwarga sangat membantu terutama bagi warga yang menjalani isolasi.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Berdayakan Umat, NU Kebumen Kembangkan Pertanian

Minggu, 19 September 2021 | 21:50 WIB

Banyak Petani Frustasi, Pemerintah Beri Pelatihan

Minggu, 19 September 2021 | 19:20 WIB

Pola Vaksinasi Jemput Bola, Sediakan Ayam untuk Hadiah

Minggu, 19 September 2021 | 15:35 WIB

HUT Ke-76, PMI Sleman Siapkan Berbagai Inovasi

Sabtu, 18 September 2021 | 06:45 WIB

BPBD Kaji Risiko Kebencanaan Jelang Musim Penghujan

Jumat, 17 September 2021 | 16:28 WIB
X