Polda Jateng Salurkan Bansos untuk Masyarakat Magelang

- Rabu, 21 Juli 2021 | 17:46 WIB
Irwasda Polda Jateng Kombe Pol Mashudi (dua dari kiri) menyerahkan sembako secara simbolis kepada Pimpinan Ponpes API Tegalrejo Gus Yusuf. SM/Dok
Irwasda Polda Jateng Kombe Pol Mashudi (dua dari kiri) menyerahkan sembako secara simbolis kepada Pimpinan Ponpes API Tegalrejo Gus Yusuf. SM/Dok

MAGELANG, suaramerdeka.com - Polda Jateng memberikan bantuan sosial kepada masyarakat Kabupaten Magelang yang terkena dampak PPKM Darurat.

Bantuan berupa beras sebesar 7.500 kilogram dan beberapa sembako diserahkan Inspektur Pengawasan Daerah (Irwasda) Polda Jateng Kombes Pol Mashudi secara simbolis kepada Pimpinan Ponpes API Tegalrejo, Muhammad Yusuf Chudlori.

Mashudi mengatakan pemberian bantuan tersebut bertujuan mengurangi dampak yang dialami masyarakat imbas PPKM Darurat.

Baca Juga: Diduga Provokasi Tolak PPKM, Pemuda di Brebes Ditangkap

Sasaran bantuan antara lain orang yang tidak mendapat bantuan langsung tunai (BLT), pedagang kaki lima, dan sejumlah pekerja di Kabupaten Magelang.

"Nanti Polres-lah yang akan membagikan ke masyarakat yang terdampak langsung PPKM Darurat ini," jelasnya di Ponpes API Tegalrejo, Rabu (21/7).

Pada acara serah terima itu, Mashudi mengungkapkan sebanyak 300 pengasuh dan guru yang tergabung dalam Yayasan Syubbanul Wathon juga menerima vaksinasi tahap pertama.

Sementara itu, Gus Yusuf, sapaan akrab Muhammad Yusuf Chudlori, menyebut bantuan tersebut akan sangat bermanfaat. Pasalnya, ketika masyarakat terpenuhi kebutuhan makanannya, pasti tidak akan keluar rumah.

Baca Juga: Konsentrator Oksigen si Alkes Portabel yang Simpel, Begini Cara Kerjanya

"Kita berharap dengan adanya bantuan sosial ini bisa menunjang program PPKM dan menekan penyebaran Covid-19 karena ketika masyarakat lapar imunitasnya pasti turun, apalagi tambah stres, nanti gampang terkena Covid," terangnya.

Gus Yusuf juga mengusulkan perlunya patroli siber untuk mencari orang-orang yang kesusahan membeli makanan. Terutama para pendatang yang tidak punya sanak saudara atau teman dan tidak terdaftar dalam program BLT.

"Pejabat itu jangan tidur sebelum masyarakatnya tertidur pulas, jangan sampai ada masyarakat yang kelaparan," pungkasnya.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Terkini

Angka Stunting Tinggi, Pemerintah Libatkan Mahasiswa

Senin, 27 September 2021 | 19:18 WIB

Hujan Deras, Rumah Rusak Diterjang Longsor

Senin, 27 September 2021 | 15:40 WIB

2.302 Peserta Ikuti SKD CASN Pemkot Magelang

Senin, 27 September 2021 | 15:12 WIB

Sapi Milik Peternak Miskin Dibantu Pakan Konsentrat

Minggu, 26 September 2021 | 20:04 WIB

Klinik Bima Husada, Gratis Bagi Warga Tak Mampu

Minggu, 26 September 2021 | 19:04 WIB

Prospek Budi Daya Tanaman Porang di Magelang Terbuka

Minggu, 26 September 2021 | 13:26 WIB

2.358 Peserta Tes Berebut 100 Kuota CPNS Pemkab Kebumen

Sabtu, 25 September 2021 | 15:51 WIB
X