Pemkot Magelang Tepis Kabar Kehabisan Anggaran Covid-19, Realisasi Baru 3 Persen  

- Rabu, 21 Juli 2021 | 15:12 WIB
Kepala Dinsos Kota Magelang, Wulandari Wahyuningsih (suaramerdeka.com/Asef Amani)
Kepala Dinsos Kota Magelang, Wulandari Wahyuningsih (suaramerdeka.com/Asef Amani)

 

 

MAGELANG, suaramerdeka.com – Pemkot Magelang mengalokasikan dana senilai Rp 44,65 miliar dari APBD tahun 2021 untuk penanganan Covid-19. Sejauh ini, dari dana tersebut baru terealisasi sekitar 3 persen saja, sehingga masih tersisa sangat banyak.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Magelang, Wulandari Wahyuningsih mengatakan, anggaran alokasi untuk penanganan Covid-19 sampai saat ini masih sangat aman. Ia pun menegaskan tidak benar adanya kalau ada berita Pemkot kehabisan alokasi APBD untuk menangani pandemi ini.

“Dana bantuan tak terduga (BTT) maupun bantuan paket sembako masih terus berjalan. Bahkan, prediksinya sampai akhir tahun nanti, alokasi ini masih aman," ujarnya, Rabu (21/7).

Baca Juga: PPKM Darurat Diperpanjang, Ganjar: Pastikan Bansos untuk Rakyat Dikeluarkan

Dia menuturkan, bantuan tunai kepada masyarakat terdampak pandemi Covid-19 yang berasal dari APBD belum bisa disalurkan. Pasalnya, Pemkot Magelang masih menunggu penyaluran dari Kementerian Sosial RI agar bantuan yang diberikan tidak tumpang tindih.

“Untuk bantuan terhadap pasien isolasi mandiri, selain dari APBD, kita juga menggandeng dari CSR. Dari APBD kita gunakan BTT sebesar Rp 75 juta untuk termin pertama dari total alokasi Rp 1,8 miliar," katanya.

Wulan menyebutkan, pihaknya sudah menyalurkan lebih dari 700 paket bantuan pangan kepada warga yang menjalani isolasi mandiri di rumah. Pihaknya memastikan bahwa dana yang dialokasikan dari APBD masih tersisa banyak.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Penutupan 27 Exit Tol di Jateng Diperpanjang

Sabtu, 24 Juli 2021 | 00:30 WIB

Zuber Safawi Pendiri PKS Jawa Tengah Berpulang

Kamis, 22 Juli 2021 | 20:43 WIB
X