Beras Bansos Mulai Disiapkan Bulog Pati, Dikemas Sebanyak 300 Ribu Bungkus

- Rabu, 21 Juli 2021 | 06:30 WIB
Kepala Bulog Sub Divre Pati melakukan pengecekan berkala stok beras yang berada di Gudang Sukokulon. (suaramerdeka.com/Beni Dewa) (Beni Dewa)
Kepala Bulog Sub Divre Pati melakukan pengecekan berkala stok beras yang berada di Gudang Sukokulon. (suaramerdeka.com/Beni Dewa) (Beni Dewa)

PATI, suaramerdeka.com – Beras bantuan sosial (bansos) yang akan dibagikan pemerintah pusat mulai disiapkan Bulog Subdivre II Pati.

Nantinya beras bansos itu akan dikemas sebanyak 300 ribu bungkus, di mana masing-masing kemasan beratnya 10 kilogram.

Seperti diungkapkan Kepala Bulog Subdivre II Pati Yonas Haryadi Kurniawan, rencananya, beras akan disalurkan sebagai tambahan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang mendapatkan bantuan sosial tunai (BST) maupun Progam Keluarga Harapan (PKH).

Baca Juga: Selamatkan Generasi, BIN Vaksinasi Pelajar SMP dan SMA

Dia menambahkan, memang ada instruksi dari Bulog pusat untuk mempersiapkan terlebih dahulu beras kemasan 10 kilogram yang akan dibagikan di lima kabupaten.

“Kami menyiapkan 3 ribu ton beras untuk disalurkan untuk KPM yang ada di lima kabupaten. Yakni Pati, Kudus, Jepara, Rembang dan Blora. Dengan jumlah itu berarti ada 300 ribu KPM yang akan mendapatkan bantuan beras ini. Karena tiap KPM mendapatkan 10 kilogram beras,” ungkapnya, seperti dilansir suaramerdeka.com dari muria.suaramerdeka.com

Bulog Subdivre II Pati, kata Yonas, sudah cukup siap dalam menyalurkan bantuan tersebut.

Apalagi stok yang ada di gudang sendiri, saat ini mencapai 20 ribu ton, sehingga posisinya masih aman untuk beberapa bulan ke depan.

Baca Juga: Sambut Era Kendaraan Listrik, Kemenperin Kembangkan Baterai Hingga Stasiun Pengisian

Saat ini Bulog sudah menyiapkan kemasannya untuk disalurkan kepada penerima.

Para tenaga gudang juga mulai mengemas beras dengan ukuran 10 kilogram untuk disalurkan kepada KPM BST dan PKH.

Namun, untuk penyalurannya sendiri masih menunggu petunjuk teknis dari Kementerian terkait.

“Kami sudah berkoordinasi dengan dinas yang ada di lima kabupaten se-Karesidenan Pati, mereka juga belum mendapatkan petunjuk teknis penyaluran. Sehingga, kami lakukan pengemasan terlebih dahulu,” ujarnya.

Pihaknya tidak bisa memastikan, apakah bantuan beras 10 kilogram tersebut akan berlanjut atau hanya selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Sebab, secara teknis Bulog memang yang ditunjuk untuk pengadaan dan penyalurannya.

“Namun yang penting kami pastikan, kalau untuk stok beras masih aman. Kalau pun bantuannya berlanjut, kami pastikan juga aman,” imbuhnya.

Beras yang akan disalurkan sendiri berkategori medium yang layak dikonsumsi oleh masyarakat.** (Beni Dewa / muria.suaramerdeka.com)

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ribuan Kader Kesehatan di Sleman Disuntik Booster

Selasa, 30 November 2021 | 13:27 WIB

Hari Naas dan Hari Keberuntungan Selasa Kliwon

Selasa, 30 November 2021 | 10:37 WIB

Libur Akhir Tahun, Destinasi Wisata di Sleman Tetap Buka

Minggu, 28 November 2021 | 15:57 WIB
X