Bupati Kebumen Kurban 10 Sapi, Tegaskan Dana dari Kantong Pribadi

- Selasa, 20 Juli 2021 | 07:15 WIB
Bupati Kebumen Arif Sugiyanto melihat sapi-sapi kurban yang akan didistribusikan ke sejumlah titik. (suaramerdeka.com / Supriyanto)
Bupati Kebumen Arif Sugiyanto melihat sapi-sapi kurban yang akan didistribusikan ke sejumlah titik. (suaramerdeka.com / Supriyanto)

KEBUMEN, suaramerdeka.com - Pada Hari Raya Idul Adha 1442 H ini, Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH akan melaksanakan ibadah kurban dengan memotong 10 ekor sapi.

Daging kurban ini akan dibagikan ke berbagai titik seperti di masjid, pondok pesantren, rumah tahanan (Rutan) dan masyarakat.

Jumlah kurban sapi tahun ini lebih sedikit dibandingkan dengan Lebaran tahun lalu. Pada perayaan Idul Kurban 1441 H, Bupati yang saat itu masih menjabat sebagai Wakil Bupati Kebumen berkurban sebanyak 15 sapi.

Baca Juga: Shalat Idul Adha Masjid Agung Surakarta Digelar Terbatas, Pintu Masuk Akan Ditutup

Bupati Arif Sugiyanto menyampaikan bahwa kurban tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya karena dilaksanakan pada masa PPKM darurat. Sehingga pemotonganya tidak dilakukan di satu titik, namun disebar di berbagai tempat.

"Alhamdulillah tahun ini kita bisa menjalankan ibadah kurban dengan memotong 10 sapi. Sapi-sapi ini kami sebar atau didistribusikan ke berbagai tempat, seperti pondok pesantren, masjid, lalu ada juga di rutan Kebumen dan disebar ke masyarakat," ujar Bupati di rumah dinas Bupati, Senin (19/7) malam.

Bupati Arif memastikan hewan kurban yang terdistribusi tersebut terbebas dari penyakit atau dalam kondisi sehat.

Pihaknya sudah mengecek kondisinya, sudah mengantongi Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) dari dinas terkait.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini: Cerah-Berawan Sepanjang Hari

Saat ditanya soal sumber anggaran, Bupati menegaskan bahwa setiap tahun sapi kurban tersebut merupakan pembelian dari kantong pribadi. Tidak ada anggaran dari pemerintahan.

"Kami membeli dengan dana pribadi. Tidak ada anggaran negara yang terpakai untuk ini," jelasnya.

Untuk memberdayakan masyarakat lokal, Bupati membeli semua sapi kurban dari para peternak asli Kebumen.

"Semua sapi ini kami beli dari peternak lokal, asli Kebumen. Banyak masyarakat kita yang memang penghidupannya bekerja sebagai peternak," tuturnya.

Selain itu, Haji Arif sapaan karibnya mengimbau pelaksanaan salat Idul Adha ini di rumah masing-masing.

Tidak dilaksanakan di masjid atau di lapangan. Pemotongan hewan kurbannya juga harus mengedepankan protokol kesehatan.

"Demikian pendistribuannya jangan dibagikan dengan menggundang banyak orang. Biar panitia yang mengantar daging ke rumah-rumah warga, dan tetap menjalankan prokes," jelas Bupati seraya menyampaikan akan melaksanakan shalat Idul Adha bersama keluarga di rumah dinasnya.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BPBD Kaji Risiko Kebencanaan Jelang Musim Penghujan

Jumat, 17 September 2021 | 16:28 WIB
X