Shalat Idul Adha Masjid Agung Surakarta Digelar Terbatas, Pintu Masuk Akan Ditutup

- Selasa, 20 Juli 2021 | 06:15 WIB
MELINTAS: Pengendara melintas di depan gerbang sisi utara Masjid Agung Surakarta, Senin (19/7/2021). (SMSolo/Agustinus Ariawan) (Agustinus Ariawan)
MELINTAS: Pengendara melintas di depan gerbang sisi utara Masjid Agung Surakarta, Senin (19/7/2021). (SMSolo/Agustinus Ariawan) (Agustinus Ariawan)

SOLO, suaramerdeka.com – Shalat Idul Adha di Masjid Agung Surakarta akan digelar tidak secara terbuka atau terbatas pada Selasa (20/7/2021).

Ketua Takmir Masjid Agung, M Muhtarom, seiring dengan rencana tersebut, pintu-pintu masuk kompleks tempat ibadah tersebut akan ditutup pengurus masjid.

“Secara umum kami tidak menyelenggarakan Shalat Idul Adha, sesuai aturan Kementerian Agama (Kemenag) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) soal PPKM Darurat. Kalaupun ada, itu yang menyelenggarakan adalah pesantren Masjid Agung dan hanya untuk kalangan internal maupun para santri,” ungkapnya, seperti dilansir suaramerdeka.com dari suaramerdeka-solo.com.

Baca Juga: Kebun Sayuran dan Kolam Ikan Ini Ternyata Berada di Belakang Rumah Dinas Bupati Kebumen

Ditambahkan, Shalat id digelar terbatas oleh pesantren masjid, demi mengakomodasi kebutuhan ibadah para santri, karena jika tak difasilitasi malah menimbulkan dampak yang riskan.

“Kalau tidak difasilitasi, bisa-bisa santri malah keluar dan mencari tempat Shalat Id sendiri. Malah jadi riskan.”

Guna memastikan tidak adanya umat dari luar yang mengikuti Shalat Idul Adha, pengurus memutuskan untuk menutup seluruh akses masuk ke Masjid Agung.

“Pemberitahuan soal peniadaan Shalat Idul Adha ini sudah kami sebarkan melalui media sosial. Masyarakat sekitar masjid juga sudah kami beri tahu,” terang Muhtarom.** (Agustinus Ariawan / solo.suaramerdeka.com)

Editor: Andika Primasiwi

Artikel Terkait

Terkini

BPBD Kaji Risiko Kebencanaan Jelang Musim Penghujan

Jumat, 17 September 2021 | 16:28 WIB
X