Kebun Sayuran dan Kolam Ikan Ini Ternyata Berada di Belakang Rumah Dinas Bupati Kebumen

- Selasa, 20 Juli 2021 | 02:06 WIB
Bupati mengamati sayuran bayam merah yang ditanam dengan sistem hidroponik di kebun sayuran yang berada di pekarangan rumah dinas Bupati Kebumen, Selasa (19/7)./suaramerdeka.com/dok
Bupati mengamati sayuran bayam merah yang ditanam dengan sistem hidroponik di kebun sayuran yang berada di pekarangan rumah dinas Bupati Kebumen, Selasa (19/7)./suaramerdeka.com/dok

KEBUMEN, suaramerdeka.com - Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH beberapa kali mengunggah dirinya sedang duduk di kursi kayu yang terbuat batang pohon trembesi.

Bahkan Bupati tampak berbuka puasa di tempat dengan latar belakang tanaman yang cukup beragam.

Banyak warganet pun penasaran di manakah lokasi tempat tersebut. Ternyata, lokasi yang asri itu berada di halaman belakang rumah dinas Bupati Kebumen.

Ya, pekarangan yang sebelumnya hanya ditumbuhi perdu liar dan semak belukar saat ini sudah berubah menjadi kebun aneka sayuran.

Baca Juga: Nagita Slavina Pernah Dihukum Tidur di Teras Rumah, Ini Kisahnya

Lokasi tersebut juga dilengkapi dengan mina padi serta kolam ikan.

Ada puluhan jenis sayuran yang dibudidayakan untuk memanfaatkan pekarangan yang semula kosong itu. Seperti bayam hijau, cesim, pakcoy, okra, melon, cabai, tomat, ‌hingga tanaman melon.

Selain itu ada pula percontohan mina padi, tanaman padi yang dikombinasikan dengan kolam lele serta ada pula tanaman jagung. 

Beberapa tanaman buah seperti jeruk dekopon hingga jambu kristal juga melengkapi area kebun tersebut.

Baca Juga: Ombudsman Jateng dan Kemenpan RB Sinergikan Pengelolaan Pengaduan Masyarakat

Kemudian sayuran bayam merah serta kangkung yang ditanam dengan sistem hidroponik tampak tubuh ranum. Sedangkan air di bawahnya dimanfaatkan untuk budidaya ikan emas.

Terdapat pula kolam bioflok yang berisi ikan lele dan ikan gabus. Sedangkan kolam di tanah yang rencana untuk ikan nila atau gurami masih belum selesai pembangunannya.

Bupati Kebumen Arif Sugiyanto menuturkan, ide pembuatan kebun sayuran yang dinamai dengan Kebun Kita "Agri Smart" itu bermula saat meresmikan program Kembang Kenari (Kekuatan Masyarakat membangun Kebun Pangan Lestari) di Desa Jatimulyo, Kecamatan Petanahan, 8 April 2021.

Bupati terinspirasi dari masyarakat Desa Jatimulyo yang mampu memanfaatkan pekarangan kosong menjadi lahan produktif.

Baca Juga: Korea Selatan Kirim 200 Unit Oxygen Concentrators ke Indonesia

Kebun Pangan Warga Sekartaji Farm di Desa Jatimulyo dinilai berjalan sangat baik.

Jatimulyo pun menjadi desa percontohan dalam pemanfaatan pekarangan menjadi lahan produktif. 

"Kebetulan di belakang pendopo ini ada lahan kosong. Jadi kami memanfaatkan lahan ini untuk ditanam sayur-sayuran dan buah-buahan. Kita juga buat kolam ikan, jadi perkebunan semi taman, karena bisa dibuat untuk rapat," ujar Bupati saat melaunching Kebun Kita "Agri Smart", Selasa (19/7).

Bupati yang didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kebumen Iin Windarti Arif Sugiyanto, Wakil Bupati Kebumen Hj Ristawati Purwaningsih SST MM, Sekretaris Daerah (Sekda) H Ahmad Ujang Sugiono, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Ir Tri Haryono dan jajaran kepala OPD terkait dalam kesempatan itu panen perdana memetik melon emas dan sayur bayam. Kemudian dilanjutkan dengan penanaman cabai dengan media polibag.

Ketahanan pangan ujar Bupati harus ditangani bersama tidak hanya oleh pemerintah namun harus didukung aktif oleh peran serta masyarakat.

Untuk itu dia mengajak masyarakat Kebumen untuk memanfaatkan lahan pekarangan di sekitar rumah sebagai ketahanan pangan keluarga terlebih di masa pandemi ini.

"Dengan pemanfaat lingkungan secara optimal diharapkan kemandirian pangan masyarakat dapat tergugah. Jika tercukupi kebutuan pangan, masyarakat pun akan lebih ayem," katanya seraya mengapresiasi kerjasa keras Distapang dan Dislutkan sehingga kebun tersebut bisa terwujud.

Dia berharap Kebun Kita bisa menjadi pembelajaran kelompok pertanian atau siswa sekolah desa-desa di Kebumen untuk diterapkan di lingkungan masing-masing.

Baca Juga: 2 WNI Kasus Narkoba Bebas Hukuman dari Pengadilan Tinggi Jepang

Sehingga hasil pertanian di pekarangan bisa mencukupi kebutuhan sehari-hari.

Dengan memanfaatkan lahan yang terbengkalai maupun yang belum optimal dapat membantu memotong anggaran kebutuhan dapur rumah tangga, mencukupi gizi keluarga, dapat memanfaatkan hasilnya.

Juga mendukung penurunan kemiskinan melalui kegiatan padat karya, penanganan daerah stunting, serta penanganan daerah rentan rawan pangan.

Terkai hal itu, Bupati telah membuat Surat Edaran Nomor: 526/269/2021, tanggal 8 Maret 2021, perihal Gerakan Optimalisasi Pemanfaatan Pekarangan.

Baca Juga: Dua Pertiga Warga Jepang Ragu Olimpiade Tokyo Aman dari Covid-19

Surat edaran itu sebagai landasan dalam rangka mewujudkan kedaulatan dan kemandirian pangan di Kebumen dengan mengoptimalkan pekarangan sebagai sumber pangan di tingkat keluarga.

"Silakan untuk segera diimplementasikan di tiap-tiap keluarga hingga ke unit terkecil dalam satuan desa," ujar Haji Arif sapaan karibnya.

Kepala Dinas Pertanian Kebumen Ir Tri Haryono menyampaikan bahwa pihaknya terus meningkatkan kesadaran, peran dan partisipasi masyarakat dalam mewujudkan pola konsumsi pangan yang beragam, bergizi seimbang dan aman (B2SA), meningkatkan partisipasi kelompok wanita seseperti PKK, KWT, dan organisasi wanita lainnya dalam penyediaan sumber pangan untuk memenuhi kebutuhan pangan dan gizi keluarga

Salah satunya melalui gerakan "Kembang Kenari" yang merupakan implementasi Program 100 hari Bupati dan Wakil Bupati Kebumen yang salah satunya adalah Program Tani Mulyo.

"Melalui gerakan itu, Kami juga ingin mengembangkan kegiatan ekonomi produktif keluarga sehingga mampu meningkatkan kesejahteraannya," tandasnya. 

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Terkini

Sebanyak 494 Tenaga Medis Berebut Formasi ASN dan PPPK

Selasa, 28 September 2021 | 15:33 WIB

Kesongo Kembali Semburkan Lumpur, Warga Berhamburan

Selasa, 28 September 2021 | 12:30 WIB

Angka Stunting Tinggi, Pemerintah Libatkan Mahasiswa

Senin, 27 September 2021 | 19:18 WIB

Hujan Deras, Rumah Rusak Diterjang Longsor

Senin, 27 September 2021 | 15:40 WIB

2.302 Peserta Ikuti SKD CASN Pemkot Magelang

Senin, 27 September 2021 | 15:12 WIB
X