Ombudsman Jateng dan Kemenpan RB Sinergikan Pengelolaan Pengaduan Masyarakat

- Senin, 19 Juli 2021 | 23:32 WIB
(foto: humas Ombudsman Jateng) (Redaksi)
(foto: humas Ombudsman Jateng) (Redaksi)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan Diseminasi Pencegahan Maladministrasi dalam Pengelolaan Pengaduan kepada Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah.

Kepala Ombudsman Provinsi Jawa Tengah, Siti Farida SH MH saat membuka kegiatan tersebut menegaskan, pentingnya respon cepat, tepat dan akurat dalam keasaan PPKM Darurat ini agar masyarakat mendapatkan solusi dan tanggapan atas permasalahan yang disampaikan kepada instansi penyelenggara.

"Dalam kegiatan secara virtual yang diikuti kurang lebih 160 peserta yang terdiri dari Inspektur se Jawa Tengah, Kepala Diskominfo se Jawa Tengah, Admin SP4N Lapor! Se Jawa Tengah, dan Bagian Organisasi se Jawa Tengah tersebut diisi sebagai narasumber Prof Dr Diah Natalisa, MBA selaku Deputi Bidang Pelayanan Publik Kemenpan RB," kata Farida.

Baca Juga: Bedah Rumah Warga yang Ambruk, Komunitas 'Sedulur Kebumen' Serahkan Bantuan Rp 15 Juta

Dalam materi yang disampaikan oleh Prof. Diah menegaskan, bahwa pada prinsipnya SP4N dibentuk untuk mendorong “no wrong door policy” yang menjamin hak masyarakat agar pengaduan dari manapun dan jenis apapun disalurkan kepada penyelenggara pelayanan publik yang berwenang.

Dalam kesempatan tersebut Deputi Bidang Pelayanan Publik Kemenpan RB juga menyampaikan bahwa Kabupaten/Kota penerima aduan terbanyak adalah Kota Semarang, Kota Surakarta, Kabupaten Kendal, Kabupaten Demak dan Provinsi Jawa Tengah.

“Lapor! Rata-rata menerima 18 aduan perhari dan substansi yang palng banyak dilaporkan adalah Infrastruktur, Covid-19, ketenagakerjaan, ketertiban umum, dan kesejahteraan," lanjutnya.

Baca Juga: Stok Oksigen Minim, RS Darurat Sleman Hanya Fungsikan 10 Tempat Tidur

Poin penting pengelola pengaduan pelayanan publik dalam keadaan pandemi saat ini dengan respon yang cepat, tepat, akurat dalam penyelesaian pengaduan yang diterima.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BPBD Kaji Risiko Kebencanaan Jelang Musim Penghujan

Jumat, 17 September 2021 | 16:28 WIB
X