Bedah Rumah Warga yang Ambruk, Komunitas 'Sedulur Kebumen' Serahkan Bantuan Rp 15 Juta

- Senin, 19 Juli 2021 | 17:39 WIB

KEBUMEN, suaramerdeka.com - Program bedah rumah bagi warga yang tinggal di rumah tidak layak huni yang digagas Komunitas "Sedulur Kebumen" terus berlanjut.

Setelah sukses membuatkan rumah warga yang tinggal di area kuburan di Kecamatan Pejagoan, komunitas sosial itu kali ini membedah rumah milik Darmin (64) warga Desa Penimbun, Kecamatan Karanggayam yang ambruk karena lapuk di makan usia.

Bantuan berupa uang tunai sebesar Rp 15 juta diserahkan oleh sesepuh Sedulur Kebumen Sugeng Budiawan bersama anggota sejumlah kepada Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH di kantor dinas bupati, Senin (19/7).

Selain bantuan uang tunai yang berasal dari para donatur dan anggota Sedulur Kebumen, dalam kesempatan itu diserahkan bantuan berupa keramik 20 meter sumbangan Pabrik Keramik Arwana Tangerang.

Baca Juga: PT KAI Kirim 122 Ton Oksigen untuk Penanganan Covid-19, Gratiskan Biaya Angkut

Oleh Bupati Arif Sugiyanto, bantuan tersebut kemudian diserahkan kepada Kepala Desa Penimbun Saijan. Turut menyerahkan Anggota DPRD Kebumen dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kebumen 5 meliputi Gombong, Sempor, Karanggayam dan Karanganyar Suprijanto atau yang karib disapa Dodi.

Hadir dari Rotary Club of Yogya Tugu sekaligus District Officer Public Image DIY dan Jateng 2021-2022 Yulie Rachel dan member Rotary Club of Walet Kebumen. Sejumlah anggota Sedulur Kebumen yang hadir antara lain, Santoso Budiawan, Hargo Yohanes, dan Hardi Nugroho.

Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH menyampaikan apresiasi kepada komunitas Sedulur Kebumen yang memberikan kepedulian terhadap warga yang kurang beruntung. Utamanya melalui program bedah rumah yang saat ini sudah mencapai 30 rumah.

Baca Juga: Update COVID 19 Juli: Bertambah 34.257 Kasus Baru Covid-19, Pasien Sembuh Tembus 32.217 Orang

"Ini menunjukkan keguyubrukunan di Kabupaten Kebumen masih sangat tinggi. Kebersamaan adalah kunci kesuksesan suatu daerah, sehingga perlu dijaga dengan baik," ujar Arif Sugiyanto.

Sesepuh Sedulur Kebumen Sugeng Budiawan menjelaskan, bedah rumah kali ini merupakan yang ke-30 yang dilaksanakan oleh Sedulur Kebumen. Sedangkan untuk di Desa Penimbun merupakan yang kedua.

Bulan Maret 2021 lalu, Sedulur Kebumen bersama Sedulur Karanganyar membuatkan rumah milik Sawan (34) seorang dengan gangguan jiwa yang selama ini tinggal di bekas kandang kambing.

"Program bedah rumah dari Sedulur Kebumen akan terus berlanjut untuk membantu orang-orang yang kurang beruntung," ujar owner Muncul Group tersebut.

Baca Juga: Booster Vaksin Covid-19 untuk Nakes, Beri Efek Samping?

Bantu Pemkab

Sugeng manambahkan, melalui program bedah rumah Sedulur Kebumen ingin membantu Pemkab Kebumen maupun warga masyarakat yang tinggal di rumah tidak layak huni. Pihaknya memprioritaskan kepada warga yang sudah jompo, janda tua, hidup sebatang kara dan tidak bisa mencari uang.

Sugeng Budiawan yang juga menjadi Chatered President (CP) Rotary Club of Walet Kebumen mengatakan, selain dari Sedulur Kebumen, Kebumen akan menerima bantuan bedah rumah untuk lima rumah tidak layak huni dari Rotary Internasional.

Selain itu Kebumen mendapatkan bantuan pipanisasi yayasan Water-en Gezondheidszorg Projecten Netherland. Yayasan dari Belanda ini berkolaborasi Rotary Club of Yogya Tugu dan Rotary Club of Walet Kebumen memberikan bantuan jaringan irigasi atau pipanisasi sepanjang 2 kilometer di Desa Ginandong, Kecamatan Karanggayam, Kebumen.

Baca Juga: Indra Rudiansyah Mahasiswa Jenner Institute Ikut Kembangkan AstraZeneca, Budiman Sudjatmiko Beri Apresiasi

District Officer Public Image DIY dan Jateng 2021-2022 Yulie Rachel menambahkan bahwa bantuan untuk lima rumah di Kebumen sudah disetujui.

Bahkan untuk uang sudah sudah terkirim. Rehab rumah akan segera dilaksanakan setelah pihaknya berkoordinasi dengan Muspika setempat.

"Mungkin bulan Agustus bedah rumah akan dimulai," ujar AG Rachel Yuliani.

Kepala Desa Penimbun Saijan mengucapkan terima kasih kepada Bupati Kebumen dan komunitas Sedulur Kebumen atas bantuan bedah rumah untuk warganya yang roboh karena sudah lapuk.

"Bantuan tersebut sangat membantu warga untuk mendapatkan rumah layak huni," ujar Saijan.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Terkini

BPBD Kaji Risiko Kebencanaan Jelang Musim Penghujan

Jumat, 17 September 2021 | 16:28 WIB
X