Kesehatan Hewan Kurban Dipantau, Disnakan Banyumas Terjunkan Tim Teknis ke Tempat Pemotongan

- Senin, 19 Juli 2021 | 09:48 WIB
Peternakan sapi. (suaramerdeka.com / dok)
Peternakan sapi. (suaramerdeka.com / dok)

PURWOKERTO, suaramerdeka.com - Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Banyumas akan menerjunkan tim teknis yang akan memantau kesehatan hewan kurban di tempat-tempat pemotongan hewan kurban.

“Kami akan menurunkan tim teknis untuk memantau kesehatan hewan kurban di lokasi-lokasi pemotongan hewan kurban pada saat Idul Adha,'' kata Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Banyumas, Sulistiono, baru-baru ini.

Di samping memantau lokasi penyembelihan hewan kurban, tim teknis tersebut juga telah melakukan pemantauan terhadap kesehatan hewan kurban di kandang-kandang penampungan.

''Jangan sampai ada penyakit yang bisa menyebar.  Selain itu juga melakukan pemantauan terhadap stok hewan kurban, apakah untuk perayaan Idul Adha mencukupi atau tidak,'' jelas dia.

Baca Juga: Doa Bersama FKUB Cilacap Bersama Lintas Agama dari Rumah, Berharap Pandemi Segera Berlalu

Kemudian jenis hewan ternak yang akan digunakan untuk ibadah kurban juga dipantau.  ''Jenis ternaknya apa saja, apakah sapi simetal, limosin atau yang lainnya. Ini juga kita pantau. Namun berdasarkan pantauan, untuk sapi paling banyak jenis sapi Madura,'' tambahnya.

Pemantauan di lokasi-lokasi pemotongan hewan kurban perlu dilakukan lantaran sebagian penyembelihan dan pemotongan hewan kurban nanti dilakukan sendiri oleh masyarakat. 

Apalagi kapasitas dan kemampuan Rumah Pemotongan Hewan (RPH) yang ada di Kabupaten Banyumas juga terbatas.

Baca Juga: Serbuan Vaksinasi Kodim-Polres Klaten, Sudah Capai 5.000 Sasaran

''Pemotongan hewan kurban disarankan agar dilakukan di RPH.  Cuma RPH kita hanya mampu menampung sekitar 500 ekor.  Itu untuk kegiatan pemotongan selama tiga hari,'' jelas dia.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X