Pengerjaan Rumah Sakit Darurat Covid-19 Donohudan Ditargetkan Dua Pekan Selesai

- Sabtu, 17 Juli 2021 | 16:15 WIB
Kawasan asrama haji Donohudan disemprot disinfektan. Foto: SM/Dok
Kawasan asrama haji Donohudan disemprot disinfektan. Foto: SM/Dok

BOYOLALI, suaramerdeka.com - Pengerjaan Asrama Haji Donohudan untuk dikonversi menjadi rumah sakit darurat Covid-19 ditargetkan dalam dua pekan kedepan akan selesai.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menjelaskan secara teknis pengerjaan sudah akan dilakukan oleh PUPR.

"Kalau dua minggu itu bisa, maka rumah sakit darurat sudah bisa berjalan,” kata Ganjar saat mendampingi kunjungan kerja Menteri Kesehatan RI, Panglima TNI, dan Kapolri, di Asrama Haji Donohudan, Sabtu 17 Juli 2021.

Baca Juga: Antisipasi PPKM Diperpanjang, Kemenparekraf Siapkan Hotel Dilengkapi Ketersediaan Oksigen

Ganjar menambahkan, sebenarnya ada dua tempat yang diusulkan untuk dikonversi menjadi rumah sakit darurat Covid-19.

Yaitu Asrama Haji Donohudan dan BPSDMD Provinsi Jawa Tengah di Srondol Kota Semarang.

Namun visitasi dari tim Kementerian Kesehatan dan Kementerian PUPR untuk Diklat Srondol atas pertimbangan teknis dari tim visitasi, agar dijadikan tempat isolasi terpusat saja.

Baca Juga: Indonesia Darurat Militer, Pakar Hukum Minta Pemerintah Klarifikasi: Jangan Sampai Masyarakat Kacau

"Donohudan yang akan dijadikan rumah sakit darurat Covid-19. Sudah divisitasi, hari ini sudah diatur agar yang isolasi mandiri dipusatkan di satu blok. Kemudian yang lain mulai dikosongkan dan mulai disterilisasi,” jelasnya.

Terkait kebutuhan tenaga kesehatan (nakes) di rumah sakit darurat Covid-19, Ganjar akan terus berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X