Konsumsi Sabu-Sabu untuk Doping, Wakapolres: Mending Uangnya Ditabung

- Jumat, 16 Juli 2021 | 17:35 WIB
Wakapolres Kebumen Kompol Edi Wibowo didampingi Kasat Resnarkoba AKP Prayudi menunjukkan tersangka dan barang bukti saat konferensi pers, Jumat (16/7). (SM/Supriyanto)
Wakapolres Kebumen Kompol Edi Wibowo didampingi Kasat Resnarkoba AKP Prayudi menunjukkan tersangka dan barang bukti saat konferensi pers, Jumat (16/7). (SM/Supriyanto)

KEBUMEN, suaramerdeka.com - Sat Resnarkoba Polres Kebumen sedikitnya mengamankan lima orang karena kedapatan memiliki narkotika jenis sabu-sabu.

Para tersangka masing-masing berinisial DD (25) warga Desa Banioro Kecamatan Karangsambung, HD (27) warga Desa Sidoagung Kecamatan Sruweng, TG (24) warga Desa Sidodadi Kecamatan Puring, BD (40) warga Desa Kalitengah Kecamatan Gombong dan BN (42) warga Gang Delima Kecamatan Kebumen.

Kapolres Kebumen AKBP Piter Yanottama melalui Wakapolres Kompol Edi Wibowo menjelaskan bahwa para tersangka, total polisi mengamankan sabu-sabu seberat 13,74 gram.

Baca Juga: Hippindo dan Kementerian Koperasi dan UMK Bersama Dunia Usaha Gelar Vaksinasi Massal di Semarang

"Tersangka kita amankan di beberapa titik di Kebumen. Saat kami amankan, mendapatkan barang bukti sabu-sabu ini," jelas Kompol Edi Wibowo didampingi Kasat Resnarkoba AKP Prayudi saat konferensi pers, Jumat (16/7).

Barang bukti sabu-sabu dikemas di dalam plastik klip warna bening, dalam beberapa paket hemat siap konsumsi.

Adapun penangkapan beruntun ini bermula dari informasi masyarakat, jika di Desa/Kecamatan Karangsambung ada seseorang yang mengkonsumsi sabu. Selanjutnya Sat Resnarkoba bergerak berhasil mengamankan tersangka pertama inisial DD di depan sebuah cucian sepeda motor, Kamis (1/7) siang.

Dari tersangka DD polisi berhasil mengamankan sabu seberat 0,18 gram. Dari tersangka DD polisi berhasil mengantongi empat nama tersangka lain, yang selanjutnya dilakukan pengejaran pada hari itu.

Baca Juga: Kerjasama dengan swasta, Pemerintah Coba Penuhi Kebutuhan Oksigen Medis

Tak berselang lama, sekitar pukul 16.40, semua daftar nama tersangka berhasil diamankan Sat Resnarkoba berikut barang bukti sabu-sabu yang jumlahnya tak sedikit. Kepada polisi, para tersangka mengaku mengkonsumsi sabu untuk doping karena pekerjaannya sebagai driver travel butuh stamina lebih.

Mahalnya harga sabu, para sopir ini rela menabung menyisihkan gajinya yang tak seberapa asal bisa memakai sabu bersama-sama.

"Bukannya mending uangnya ditabung. Daripada untuk buat sabu," ucap Wakapolres saat ngobrol dengan para tersangka.

"Iya Pak, saya khilaf. Tidak akan mengulangi lagi," ucap salah satu tersangka yang mengenakan baju tahanan Polres warna biru.

Baca Juga: Polda DIY Siapkan 2 Shelter Isolasi untuk Anggota Terpapar Covid-19

Atas perbuatannya para tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika ancaman kurungan paling lama 20 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp 1,3 miliar dan paling banyak Rp 13 miliar ditambah sepertiga.

Serta Pasal 112 ayat (2) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika ancaman kurungan paling lama 20 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp 800 juta dan paling banyak Rp 8 miliar ditambah sepertiga.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Terkini

X