Ada PPKM Darurat, Jumlah Ternak Kurban di DIY Diprediksi Turun

- Rabu, 14 Juli 2021 | 09:48 WIB
Peternakan sapi. (suaramerdeka.com / dok)
Peternakan sapi. (suaramerdeka.com / dok)

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - Perayaan Idul Adha tahun ini berlangsung dalam situasi PPKM Darurat. Kondisi ini akan memberikan pengaruh terhadap jumlah hewan ternak yang dipotong.

Diprediksi, jumlahnya bakal berkurang dibanding momentum Idul Adha tahun lalu. Terlebih, perekonomian masyarakat tengah lesu akibat pandemi Covid-19 sehingga daya beli menurun.

Plt Kepala Biro Administrasi Perekonomian dan SDA Setda DIY Ni Made Dwipanti Indrayanti mengungkapkan, jumlah hewan kurban yang disembelih pada Idul Adha 2020 mencapai 75.008 ekor.

Baca Juga: Vaksin Sinopharm Datang, Kadin Sebut Jawaban Permintaan Kebutuhan Pelaku Usaha

Perinciannya, ternak sapi sebanyak 22.137 ekor, kambing 26.585 ekor, domba 26.284 ekor, dan kerbau dua ekor.

Tahun ini, diperkirakan hanya sekitar 54.600 ekor ternak yang disembelih atau turun hampir 30 persen dari tahun sebelumnya.

"Secara suplai sebenarnya mencukupi. Tapi karena keadaan perekonomian sedang sulit, diprediksi ternak yang dipotong untuk kurban akan berkurang," kata Made, Rabu (14/7).

Seiring dengan penurunan jumlah kurban, lokasi titik pemotongan juga akan berkurang. Tahun lalu, penyembelihan ternak kurban dilaksanakan di 8.293 titik. Namun sekarang kemungkinan hanya akan diadakan di 6.096 lokasi.

Baca Juga: KONI Siap Dukung Penuh PON XX, Ada Hal yang Masih Butuh Atensi

Beberapa daerah pun sudah mengeluarkan Surat Edaran (SE) terkait aturan penyelenggaraan kurban di masa pandemi. Contohnya Kabupaten Sleman, dan Kota Yogyakarta.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Muktamar Muhammadiyah Bangkitkan PAD Daerah

Rabu, 28 September 2022 | 06:10 WIB
X