Bupati Kebumen Ungkap Pengalaman Terpapar Covid-19, Ini Nyata Bukan Hoax dan Konspirasi

- Selasa, 13 Juli 2021 | 19:38 WIB
Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH. SM/dok
Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH. SM/dok

KEBUMEN, suaramerdeka.com - Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH menanggapi orang yang masih tak percaya Covid-19 dengan mengunggah sebuah video pendek di media sosial.

Bupati menyayangkan siapapun orang yang menyatakan bahwa pandemi Covid-19 ini tidak ada.

Baginya informasi tersebut sesat dan menyesatkan, sekaligus merupakan bagian dari pembohongan publik.

Bupati menegaskan Covid-19 itu benar-benar ada dan nyata. Bukan hoax dan juga bukan bagian dari konspirasi.

Baca Juga: Perusahaan Belum Patuhi WFH 50 Persen Karyawan, Ketua DPRD Jepara: Besok Kamis Harus Siap

Sebab, dia sendiri pernah terpapar Covid-19 pada November 2020. Saat itu dia masih menjadi Wakil Bupati Kebumen.

Dia merasakan bagaimana virus yang mematikan ini mengergoti tubuhnya.

"Tak elingna ya, saya ini pernah terpapar, 21 November 2020 positif. Alhamdulillah 30 November 2020 sembuh. Terpapar Covid-19 rasane bener-benar ra enak. Kepala sakit, perut sakit, mengigil hebat, mata sakit. Ini yang terjadi dengan saya," ujar Bupati dalam video pendeknya yang tersebar di media sosial, Selasa (13/7).

Jadi kalau ada yang bilang Covid itu tidak ada, ini benar-benar menyesatkan.

Baca Juga: Polusi Udara Rusak Kekebalan Tubuh, Memperburuk keparahan Covid-19

Sekali lagi sangat menyesatkan. Berapa banyak petugas kesehatan yang gugur.

Di Kebumen bahkan ada suami istri yang gugur. Semua petugas kesehatan.

"Anaknya jadi yatim piatu," tutur Bupati.

Bupati minta siapapun orang untuk tidak mengorbankan masyarakat dengan statment yang negatif. Pemerintah hari ini sudah menerapkan PPKM darurat.

Baca Juga: Alhamdulillah, Grobogan Keluar Zona Merah, Total 4766 Pasien Sembuh

Dia meminta aturan itu ditaati semua pihak.

"Keselamatan itu hal yang sangat penting. Kita punya apa-apa kalau tidak selamat, buat apa!!" kata Bupati.

"Kondisi ini siapapun tidak ada yang menginginkan. Pemimpin manapun tidak ada yang berharap. Karena itu saya mohon kepada seluruh masyarakat bahwa Covid-19 itu nyata. Jauhi berita bohong. Sayangi diri kita dan sayangi keluarga kita," tandas Bupati.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Terkini

Jelajah Wisata Jawa Tengah Lewat Mubeng Jateng

Jumat, 15 Oktober 2021 | 20:16 WIB

Potensi Zakat Penghasilan ASN di Kebumen Rp 24 Miliar

Kamis, 14 Oktober 2021 | 20:17 WIB

202 Pekerja di Sleman di-PHK Terdampak Pandemi

Kamis, 14 Oktober 2021 | 18:25 WIB
X