Bulan Dzulhijjah Banyak Pernikahan, Bupati Blora Fasilitasi Calon Pengantin Swab Antigen Gratis

- Selasa, 13 Juli 2021 | 18:33 WIB
swab antigen gratis. suaramerdeka.com/dok
swab antigen gratis. suaramerdeka.com/dok

BLORA, suaramerdeka.com - Pemerintah Kabupaten Blora melalui Dinas Kesehatan memfasilitasi tes Swab Antigen gratis kepada para calon pengantin, pelajar dan santri yang akan kembali ke sekolah maupun pondok pesantren.

Bupati Blora H Arief Rohman mengemukakan, pelayanan swab antigen gratis berkenaan dengan meningkatnya permintaan izin pernikahan di tengah pelaksanaan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat.

Apalagi, dalam tradisi Jawa, saat ini memasuki bulan Dzulhijjah yang dinyakini sebagai bulan baik melangsungkan pernikahan.

Baca Juga: Tak Puas dengan Dapur Umum, Risma Semprot Anak Buah: Saya Bisa Pindahkan Kalian ke Papua

“Saat ini mulai memasuki bulan besar atau Dzulhijjah. Banyak masyarakat yang akan melaksanakan pernikahan. Sedangkan kebijakan PPKM darurat masih diberlakukan sehingga kami hanya mengizinkan akad nikah saja dengan salah satu syarat calon pengantinnya harus swab antigen untuk dinyatakan bebas Covid-19 terlebih dahulu,” ungkap bupati.

Menurutnya, Dinas Kesehatan dan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Blora yang membawahi Kantor Urusan Agama (KUA) menginisiasi pemberian swab antigen gratis.

"Swab antigen gratis ini kita tujukan kepada lima orang, yakni dua calon pengantin, satu wali nikah, dan dua orang saksi. Sehingga dalam pelaksanaan akad nikahnya akan aman dan sehat. Untuk resepsi atau hajatannya agar ditunda dahulu menunggu kondisi pandemi membaik,” tambah Bupati Arief Rohman.

Baca Juga: Pemkab Magelang Siapkan Lahan Pemakaman Khusus Korban Covid-19

Sedangkan untuk pelajar dan santri yang akan kembali ke sekolah maupun pondok pesantren, menurut bupati yang akrab disapa Mas Arief ini juga bisa memperoleh swab antigen gratis dengan menunjukkan kartu pelajar atau surat dari sekolah, pondoknya.

"Untuk pelaksanaan swab antigen gratis bagi calon pengantin dan pelajar ini kita buka di seluruh Puskesmas se Kabupaten Blora pada saat jam kerja. Rapid antigen berlaku 1x24 jam," ujar Bupati.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Terkini

X